MarketNews.id-Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang pekan ini berjalan begitu dinamis dan tetap bergerak positif. Meskipun diakhir perdagangan pekan ini ditutup dengan penurunan indeks, secara keseluruhan sebagian besar indikator bursa bergerak positif.
Secara mingguan, IHSG melemah dibanding akhir pekan sebelumnya. Redaksi mencatat, sektor-sektor yang membukukan kinerja positif adalah sektor Teknologi dan Barang Konsumen Siklis, masing-masing naik sebesar +4,99 persen dan +4 persen. Di sisi lain, sektor yang tertinggal adalah sektor Keuangan dan Transportasi & Logistik yang masing-masing turun -4,70 persen dan -1,44 persen.
Selama sepekan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau periode 28 Juli-1 Agustus 2025, rata-rata nilai transaksi harian ( RNTH ) tercatat Rp16,05 triliun atau menurun 0,25 persen dibandingkan sepekan sebelumnya, yakni Rp16,09 triliun per hari.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI yang dikutip Jumat 1 Agustus 2025 rata-rata volume transaksi harian selama sepekan terakhir mencapai 32,55 miliar saham atau melonjak 18,8 persen dibandingkan 27,4 miliar saham per hari pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, kinerja positif perdagangan saham dalam sepekan juga tercermin pada data rata-rata frekuensi transaksi harian yang terpantau mengalami peningkatan 2,31 persen menjadi 1,77 juta kali dari 1,73 juta kali transaksi per hari pada sepekan sebelumnya.
Pada penutupan perdagangan Jumat 1 Agustus 2025, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir di level 7.537 atau mengalami pelemahan sebesar 0,08 persen dibandingkan saat penutupan akhir pekan sebelumnya yang berada di level 7.543.
Dengan posisi IHSG yang berakhir di level 7.537, maka saat ini nilai kapitalisasi pasar (market cap) di BEI tercatat Rp13.599 triliun atau mengalami kenaikan dibandingkan ketika penutupan perdagangan akhir pekan sebelumnya (25/7), yakni Rp13.519 triliun.
Sepanjang perdagangan Jumat lalu, investor asing mencatatkan nilai jual bersih (all market) sebesar Rp73,66 miliar. Namun demikian, untuk sepanjang tahun ini sudah terjadi net foreign sell mencapai Rp61,98 triliun.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal