MarketNews.id- Dwimuria Investama Andalan, perusahaan investasi keluarga Hartono telah membeli 62.930.200 saham treasuri Surya Semesta Internusa (SSIA) pada tanggal 22 Juli 2025.
Mengutip keterangan resmi emiten properti pada laman BEI, Kamis 24 Juli 2025 bahwa Dwimuria membeli saham treasuri itu senilai Rp2.700 per lembar. Sehingga SSIA meraup dana Rp169,9 miliar
“Harga pengalihan itu telah sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK No. 29 Tahun 2023 karena harga rata-rata dari harga penutupan perdagangan harian di Bursa Efek selama 90 hari terakhir sebelum penjualan kembali saham,” tulis manajemen SSIA.
Manajemen SSIA menegaskan, penjualan kepada pihak tak terafiliasi itu menandaskan seluruh sisa saham treasuri.
Untuk diketahui, SSIA mulai mengumpulkan saham treasuri sejak tahun 2013. Saat itu perseroan melakukan beli kembali 35,502 juta saham telah diterbitkan dengan harga Rp736 per lembar.
Aksi itu berlanjut pada tahun 2017-2018 dengan memborong saham perseroan sebanyak 20.277.600 lembar dengan harga beli rata rata Rp493 per helai.
SSIA melanjutkan tahap ketiga pada tahun 2020 dengan membeli kembali 100.930.300 saham telah diterbitkan pada harga rata rata Rp346 per lembar.Artinya, SSIA menguras kasnya sebanyak Rp70,92 miliar untuk mengumpulkan 156.709.900 saham treasuri.
Dengan demikian dengan menjual sebagian saham treasuri kepada Dwimuria saja, SSIA telah untung Rp99 miliar atau 141,4 persen.
Sebelumnya, SSIA juga telah mengalihkan 87.017.600 saham treasuri kepada kepada pihak-pihak dalam Perseroan dalam rangka program kepemilikan saham/management and employee stock option program (MESOP).
Abdul Segara
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal