Home / Korporasi / BUMN / Laba Bersih PT Bukit Asam (PTBA) Anjlok 16,53 Persen Jadi Rp 5,1 Triliun Di 2024

Laba Bersih PT Bukit Asam (PTBA) Anjlok 16,53 Persen Jadi Rp 5,1 Triliun Di 2024

MarketNews.id-PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Sepanjang 2024 lalu berhasil meraih laba bersih sebesar Rp5,1 Triliun. Tapi jumlah laba bersih yang diraih tahun 2024 justru alami penurunan hingga lebih dari 10 persen.

Padahal, dari sisi pendapatan, emiten tambang ini alami peningkatan signifikan sebesar 11,09 persen. Peningkatan beban pokok jadi salah satu sebab mengapa emiten tambang milik BUMN alami penurunan laba bersih.

Sepanjang 2024, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba bersih senilai Rp5,1 triliun atau melorot 16,53 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2023 yang sebesar Rp6,11 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan PTBA untuk periode berakhir 31 Desember 2024 yang dikutip Rabu 2 April 2025, emiten di bawah kendali PT Mineral Industri Indonesia ( MIND ID) ini mencatatkan pendapatan Rp42,76 triliun atau bertumbuh 11,09 persen dibandingkan dengan perolehan di sepanjang 2023 sebesar Rp38,49 triliun.

Sayangnya, beban pokok pendapatan PTBA untuk Tahun Buku 2024 tercatat membengkak 17,83 persen (year-on-year) menjadi Rp34,56 triliun. Dengan demikian, laba bruto di sepanjang 2024 mengalami penurunan 10,48 persen (y-o-y) menjadi Rp8,2 triliun.

Selama periode Januari-Desember 2024, laba usaha emiten pertambangan batubara ini hanya senilai Rp5,65 triliun atau melorot 21,53 persen (y-o-y). Penurunan ini terutama disebabkan oleh adanya tambahan tekanan dari peningkatan beban umum dan administrasi di 2024 sebesar 7,22 persen (y-o-y) menjadi Rp2,08 triliun.

Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan yang dicatatkan PTBA untuk periode berakhir 31 Desember 2024 senilai Rp6,26 triliun atau anjlok hingga 23,19 persen dibandingkan dengan periode yang sama di Tahun Buku 2023 yang sebesar Rp8,15 triliun.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2024 sebesar Rp1,12 triliun, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan PTBA menjadi Rp5,14 triliun atau melorot 18,28 persen (y-o-y).

Adapun besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 2024 senilai Rp5,1 triliun atau merosot 16,53 persen (y-o-y).

Per 31 Desember 2024, jumlah ekuitas PTBA tercatat Rp22,64 triliun atau mengalami kenaikan 5,01 persen (y-o-y). Total liabilitas hingga akhir Desember 2024 mencapai Rp19,14 triliun atau membengkak 11,28 persen (y-o-y), yang didominasi oleh kewajiban jangka pendek sebesar Rp11,97 triliun.

Check Also

Dua Kapal Pertamina, Pride Dan Gamsunoro Bersiap Melintas Selat Hormuz

MarketNews.id– PT Pertamina International Shipping (PIS), mengumumkan bahwa dua kapal miliknya yang sebelumnya tertahan di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *