Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Raih Pendapatan Rp 7,49 Triliun, PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) Kantongi Laba Rp709 Miliar

Raih Pendapatan Rp 7,49 Triliun, PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) Kantongi Laba Rp709 Miliar

MarketNews.id PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) catat kinerja positif sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Pendapatan dari hasil penjualan batubara meningkat hingga 234 persen jadi Rp7, 49 triliun. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per kuartal III 2022 tercatat Rp709, 91 miliar atau naik hingga 851,24 persen (yoy). Bila dicermati, laba yang diperoleh perusahaan hanya sekitar 10 persen dari pendapatan yang diperoleh.

Sepanjang periode Januari-September 2022, PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) mampu membukukan laba bersih Rp709,91 miliar atau melambung 851,24 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni Rp74,63 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan SGER yang dipublikasikan di Jakarta, Senin 28 November 2022 selama sembilan bulan pertama tahun ini, perseroan bisa mencatatkan pendapatan Rp7,49 triliun atau melesat 234,39 persen (year-on-year).

Seiring dengan adanya lonjakan pendapatan tersebut, jumlah beban pokok pendapatan SGER per kuartal III-2022 mengalami kenaikan menjadi Rp6,51 triliun dari Rp2,07 triliun per kuartal III-2021. Sehingga, laba bruto selama sembilan bulan pertama tahun ini menjadi Rp975,33 miliar atau melejit 501,42 persen (y-o-y).

Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan yang dicatatkan SGER untuk periode yang berakhir hingga 30 September 2022 sebesar Rp892,07 miliar atau meroket 770,91 persen dibanding periode yang sama di 2021 senilai Rp102,43 miliar.

Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) per kuartal III-2022, maka laba periode berjalan SGER menjadi Rp705,58 miliar atau melonjak 853,23 persen (y-o-y). Sedangkan, besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per kuartal III-2022 tercatat Rp709,91 miliar atau melesat 851,24 persen (y-o-y).

Hingga 30 September 2022, jumlah liabilitas SGER tercatat meningkat 22,91 persen menjadi Rp986,83 miliar dari Rp802,9 miliar pada 31 Desember 2022. Sedangkan, total ekuitas per akhir kuartal III-2022 tercatat Rp1,12 triliun atau lebih besar dibanding posisi di akhir Desember 2021 yang sebesar Rp434,18 miliar.

Mengacu pada data laporan keuangan SGER, lonjakan liabilitas hingga lebih dari 20 persen tersebut karena adanya peningkatan pinjaman kepada bank, yang dananya digunakan untuk pembelian batu bara. Selain itu, adanya peningkatan penerimaan uang muka penjualan batubara dan meningkatnya perhitungan pajak terutang PPh Badan berkaitan dengan kenaikan profit SGER.

Check Also

Pasar Modal Indonesia Donasikan Ambulan Dan Alat Kesehatan Buat Kabupaten Aceh Besar

MarketNews.id Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *