Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Pekan Depan Saham AKR Corporindo Diperdagangkan Dengan Harga Nominal Baru Rp20 Per Saham

Pekan Depan Saham AKR Corporindo Diperdagangkan Dengan Harga Nominal Baru Rp20 Per Saham

Marketnews.id Banyak cara agar saham dapat diperdagangkan dengan likuid di pasar sekunder. Salah satunya adalah dengan memperbanyak jumlah saham beredar. Menambah jumlah saham yang beredar dapat dilakukan dengan pemecahan saham atau Stock Split. PT AKR Corporindo Tbk mulai pekan depan akan mulai perdagangan saham hasil Stock Split 1:5. Dimana harga nominal saham berubah jadi Rp 20 per saham dari sebelumnya Rp 100 per saham. Jumlah sahampun bertambah dari 4,014 miliar saham jadi 20,073 miliar saham.

AKR Corporindo Tbk (AKRA) melaporkan, perdagangan saham bernilai nominal baru hasil stock split dengan rasio 1:5 akan dimulai sejak Sesi I perdagangan Rabu, 12 Januari 2022 di pasar regular dan pasar negosiasi.


Berdasarkan pengumuman AKRA yang dipublikasi di Jakarta, Kamis, 6 Januari 2022. Nilai nominal saham perseroan sebelum stock split sebesar Rp100 per lebar. Sehingga, setelah dilakukan pemecahan nilai dengan rasio 1:5, maka nilai nominal saham AKRA menjadi Rp20 per lembar.


Sebelum pelaksanaan stock split, jumlah saham AKRA sebanyak 4.014.694.920 unit. Maka, pasca stock split jumlahnya akan menjadi sebanyak 20.073.474.600 unit.

Pada penutupan perdagangan kemarin harga AKRA sebesar Rp4.150 per saham. Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar regular dan pasar negosiasi pada 11 Januari 2022.


Perlu diketahui, penentuan pemegang saham yang berhak atas hasil stock split (Recording Date) pada 13 Januari 2022, sedangkan awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai pada 14 Januari 2020.


Bagi pemegang saham AKRA yang sahamnya berada di dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia ( KSEI ), pelaksanaan stock split akan dilakukan berdasarkan saldo rekening Efek masing-masing pemegang saham pada akhir perdagangan BEI 13 Januari 2022.

Selanjutnya pada 14 Januari 2022, saham bernilai nominal baru didistribusikan melalui subrekening Efek masing-masing investor.

Check Also

Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Raih Kenaikan Laba Bersih Di 2021 Jadi Rp 3,03 Triliun

Marketnews.is Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) catat debut pertamanya setelah merger dengan bank syariah milik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *