Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / BEI Suspensi Saham MNC Studio Dan Pantau Empat Saham Lainnya

BEI Suspensi Saham MNC Studio Dan Pantau Empat Saham Lainnya

Marketnews.id Radar Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali bereaksi setelah terjadi kenaikan harga kumulatif secara signifikan terhadap saham PT MNC Studio Internasional Tbk (MSIN). PT BEI memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham MSIN lantaran terjadi kenaikan harga signifikan dari Rp494 menjadi Rp 2.480 per saham.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan sanksi penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT MNC Studios International Tbk (MSIN), karena saham perusahaan ini mengalami kenaikan harga kumulatif secara signifikan.


Menurut Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan dalam Pengumuman Bursa yang dikutip Kamis, 30 Desember 2021, pemberian sanksi suspensi terhadap transaksi MSIN tersebut berlaku di pasar regular maupun pasar tunai mulai Sesi I perdagangan Kamis, 30 Desember 2021.


“PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT MNC Studios International Tbk,” ucap Endra.


Dia mengatakan, Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh MSIN.
Sebagaimana diketahui, pada penutupan perdagangan kemarin (29/12) harga MSIN tercatat senilai Rp2.480 per saham atau mengalami lonjakan signifikan dibanding harga penutupan di perdagangan Senin, 29 November 2021 di level Rp494 per saham.


Selain memberikan sanksi suspensi terhadap MSIN, saat ini BEI sedang mencermati perkembangan dari pergerakan saham FPNI, BLUE, TAYS dan PGLI yang mengalami pergerakan harga secara tidak wajar.


Saham FPNI dan PGLI mengalami kenaikan harga kumulatif yang berada di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA, sedangkan BLUE dan TAYS juga masuk ke dalam daftar UMA karena mengalami penurunan harga secara tidak wajar.


Namun, kata Endro, pengumuman UMA ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Saat ini Bursa sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham FPNI, BLUE, TAYS dan PGLI.

Check Also

Task Force Energy, Sustainability & Climate B 20 Gerak Cepat Sukseskan G20

Marketnews.id Dalam rangka memperkuat peran Indonesia sebagai Presidensi Group of Twenty (G20), The Business 20 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *