Home / Korporasi / BUMN / PT Garuda Indonesia Tbk Ajukan Proposal Restrukturisasi Kepada Lessor Dan Kreditor

PT Garuda Indonesia Tbk Ajukan Proposal Restrukturisasi Kepada Lessor Dan Kreditor

Marketnews.id Setelah berjibaku dengan melibatkan konsultan keuangan dan hukum serta berkoordinasi dengan Kementerian BUMN, manajemen PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) secara resmi telah mengajukan skema proposal restrukturisasi kepada seluruh lessor dan kreditor.

Kepada para pihak diharapkan dapat mempelajari penawaran proses restrukturisasi yang akan dijalankan oleh GIAA. Proposal tersebut menguraikan seluruh rencana dan langkah yang akan dilakukan GIAA untuk menyelesaikan seluruh kewajiban dan membuat kembali GIAA menjadi perusahaan yang sehat dan menguntungkan buat semua stakeholder.

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) telah menyampaikan skema proposal restrukturisasi kepada lessor dan kreditor sebagai bagian dari upaya pemulihan kinerja yang terus dioptimalkan Perusahaan.

Selanjutnya Garuda mengajak seluruh lessor dan kreditor untuk meninjau skema restrukturisasi komprehensif ini sebagai basis pertimbangan proses restrukturisasi yang akan dijalankan.


Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan, langkah ini menandai percepatan proses restrukturisasi dan pemulihan Garuda.

“Proposal ini menguraikan rencana jangka panjang bisnis Garuda serta sejumlah penawaran dalam pengelolaan kewajiban bisnis kami dengan para lessor, kreditor, dan para pemasok utama,” kata Irfan dalam keterangan tertulis, Rabu, 17 Nopember 2021.


“Penyampaian skema proposal restrukturisasi ini menjadi langkah awal dari keseluruhan proses restrukturisasi dan menjadi momentum penting dalam upaya kami untuk bertransformasi menjadi entitas bisnis yang lebih adaptif, efisien, dan profitable,” papar Irfan.


Adapun skema proposal restrukturisasi ini telah disampaikan melalui kanal data digital yang dapat diakses secara real time oleh seluruh lessor, kreditor, maupun pihak terkait lainnya mengacu pada ketentuan non-disclosure agreement yang telah disepakati seluruh pihak.

“Kanal ini akan mempermudah para pihak untuk meninjau dokumen serta memberi tanggapan balik karena ini merupakan bagian dari komitmen Garuda yang menegakkan prinsip-prinsip transparansi dan fairness/kejujuran serta menciptakan komunikasi konstruktif dengan semua kreditor,” ujar Irfan.


Proposal tersebut, lanjut Irfan, turut akan diselaraskan dengan momentum pengajuan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang ( PKPU ) di Pengadilan Niaga Jakarta oleh salah satu mitra bisnis Garuda.

Garuda juga telah berkoordinasi dengan tim restrukturisasi serta para advisors untuk terus melakukan koordinasi intensif bersama pihak lessor dan kreditor untuk menjawab dan mempelajari setiap feedback yang disampaikan kepada Perusahaan atas skema proposal ini dan segera melakukan tindak lanjut negosiasi agar dapat memperoleh kesepakatan terbaik.


“Dukungan lessor dan kreditor tentunya memiliki makna penting bagi kami dalam mendukung upaya transformasi mindset bisnis yang lebih adaptif dan resilient dalam menjawab tantangan industri di masa depan,” ungkap Irfan.


Sejalan dengan proses restrukturisasi yang tengah berjalan, Garuda terus melakukan penyempurnaan atas layanan penerbangannya melalui tinjauan atas aspek cost leadership dan efisiensi dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan penerbangan kepada seluruh pengguna jasa.

“Komitmen kami tersebut juga didukung dengan penerapan asas Good Corporate Governance pada seluruh aspek bisnis, termasuk memaksimalkan lini pendapatan dari bisnis kargo sebagai salah satu penopang utama pendapatan usaha Garuda,” tutup Irfan.

Check Also

OJK Minta Perbankan Percepat Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)

Marketnews.id Perlahan tapi pasti, kinerja perbankan nasional sejak hadirnya pendemi Covid-19 dua tahun lalu berangsur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *