Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Laba Bersih PT XL Axiata Tbk Anjlok 75 Persen jadi Rp320,52 Miliar Di Kuartal I 2021

Laba Bersih PT XL Axiata Tbk Anjlok 75 Persen jadi Rp320,52 Miliar Di Kuartal I 2021

Marketnews.id Bisnis telekomunikasi dalam masa pendemi Covid-19 termasuk bisnis yang mendapat keberuntungan. Disaat sektor bisnis lainnya terpapar pendemi Covid-19, bisnis telekomunikasi justru menuai panen lantaran aktivitas manusia berubah dari tatap muka jadi daring menggunakan teknologi komunikasi via smartphone.

PT XL Axiata Tbk, salah satu emiten telekomunikasi yang masih mampu mendulang laba dalam dua tahun terakhir ini, mengalami penurunan laba signifikan di kuartal pertama tahun ini hingga 75 persen. Penurunan laba ini lantaran beban pendapatan perusahaan ikut meningkat tajam sekitar Rp 1 triliun dibanding pendapatan tahun sebelumnya.

Pada Kuartal I-2021, laba bersih PT XL Axiata Tbk (EXCL) anjlok menjadi Rp320,51 miliar dari Rp1,52 triliun pada Kuartal I-2020. Penurunan laba bersih ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan beban pokok pendapatan dalam tiga bulan pertama tahun ini yang sebesar Rp5,32 triliun.


Berdasarkan laporan keuangan EXCL untuk tiga bulan pertama 2021 yang dipublikasi di Jakarta, Selasa (27/4), perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp6,26 triliun atau lebih rendah dibanding periode yang sama di 2020 sebesar Rp6,5 triliun.


Sementara itu, pada kuartal pertama tahun ini jumlah beban pokok pendapatan EXCL melambung menjadi Rp5,32 triliun dari Rp4,32 triliun pada Kuartal I-2020. Sehingga, laba bruto EXCL selama tiga bulan pertama tahun ini tercatat hanya senilai Rp930,53 miliar atau jauh lebih rendah dibanding periode yang sama di 2020 sebesar Rp2,2 triliun.


Pada Kuartal I-2021, EXCL mencatatkan biaya keuangan sebesar Rp575,52 miliar, sedangkan penghasilan keuangan senilai Rp23,48 miliar. Pada kuartal pertama tahun ini EXCL menerima bagian atas laba bersih dari entitas asosiasi sebesar Rp10,94 miliar.


Jadi , laba sebelum pajak penghasilan untuk Tahun Buku yang berakhir 31 Maret 2021 senilai Rp389,44 miliar atau jauh lebih rendah dibanding periode yang sama di 2020 sebesar Rp1,55 triliun.

Adapun beban pajak penghasilan di Kuartal I-2021 tercatat Rp68,93 miliar, sehingga laba bersih EXCL selama tiga bulan pertama tahun ini hanya senilai Rp320,51 miliar.


Per 31 Maret 2021, total liabilitas EXCL tercatat sebesar Rp46,46 triliun atau lebih rendah dibanding posisi per 31 Desember 2020 yang mencapai Rp48,61 triliun. Sedangkan, total ekuitas perseroan per akhir Maret 2021 sebesar Rp19,47 triliun atau sedikit lebih tinggi dibanding per akhir Desember 2020 yang senilai Rp19,14 triliun.

Check Also

OJK Minta Perbankan Percepat Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)

Marketnews.id Perlahan tapi pasti, kinerja perbankan nasional sejak hadirnya pendemi Covid-19 dua tahun lalu berangsur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *