Home / Otoritas / Bank Indonesia / Bank Muamalat Luncurkan QR Code Dukung Pembayaran Non Tunai

Bank Muamalat Luncurkan QR Code Dukung Pembayaran Non Tunai

Marketnews.id Bisnis perbankan selain memerlukan modal besar dan berkesinambungan, kini juga harus mengikuti perkembangan teknologi yang begitu pesat di dunia perbankan. Bank digital hingga lembaga finansial teknologi (tekfin) kini menjadi pesaing langsung perbankan nasional.

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, resmi meluncurkan fitur Quick Response (QR) Code atau kode respon cepat pada aplikasi mobile banking Muamalat DIN. Inovasi tersebut sebagai upaya perusahaan dalam mendorong transaksi cashless sehingga lebih mudah, aman dan nyaman bagi nasabahnya.


Menurut Direktur Utama Bank Muamalat, Achmad K. Permana, transformasi digital merupakan salah satu pilar strategi bisnis Bank Muamalat pada tahun 2021. Oleh karena itu, peluncuran fitur QR Code Muamalat DIN merupakan bentuk adaptasi perseroan terhadap era digital sekaligus juga dukungan terhadap kebijakan regulator untuk mengoptimalkan transaksi non tunai.


“Kita ketahui bersama bahwa Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri perbankan untuk memaksimalkan penggunaan transaksi non tunai. Oleh karena itu, kami memperkenalkan fitur QR Code di Muamalat DIN dalam rangka mendukung program tersebut sekaligus mewujudkan keinginan para nasabah yang memang sudah sangat menanti fitur ini,” ujar Achmad K. Permana dalam peluncuran tersebut, Kamis (28/1).


Lebih jauh Permana menambahkan, peluncuran fitur QR Code ini dilakukan di tengah masa pandemi Covid-19. Menurutnya, hal ini merupakan momentum yang tepat mengingat adanya anjuran pemerintah dalam meminimalisir kontak fisik secara langsung sebagaimana diatur dalam protokol kesehatan.


“Pemanfaatan QR code justru dapat meminimalisir potensi penyebaran virus karena bersifat nirsentuh. Sehingga dalam transaksi seperti berbelanja akan jauh lebih aman,” imbuhnya.


QR Code Muamalat DIN terhubung dengan Quick Response Code Indonesian Standard ( QRIS ) yang merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia. Bank Muamalat bekerja sama dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis (ATM Bersama) selaku lembaga switching.

Fitur QR Code Muamalat DIN saat ini sudah dapat digunakan untuk transaksi di merchant-merchant yang menggunakan logo QRIS seperti toko ritel, SPBU hingga kotak amal. Total jumlah merchant yang telah terintegrasi dengan QRIS saat ini sekitar 5 juta merchant.


Sebagai informasi, QR Code adalah kode matriks atau barcode dua dimensi dimana isi kode dapat diuraikan dengan cepat dan tepat. QR Code dikembangkan oleh Denso Wave, sebuah perusahaan Jepang yang dipublikasikan di tahun 1994. QR Code dinilai lebih praktis dibanding barcode karena mampu menyimpan lebih banyak data.

Check Also

Fitch : Pemulihan Fiskal Global 2022-2023 Melambat. Inflasi dan Kenaikan Harga Buat Dilema Bank Sentral

Marketnews.id Lembaga pemeringkat Fitch Rating memprediksi, pertumbuhan ekonomi global akan mengalami pelambatan lantaran ada konflik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *