Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Tol Layang AP Pettarani Dibuka Fungsional Oktober 2020

Tol Layang AP Pettarani Dibuka Fungsional Oktober 2020

Marketnews.id Awal Oktober mendatang, masyarakat kota Makassar akan menikmati jalan tol layang pertama di Indonesia Timur. Keberadaan tol layang Pettarani ini akan menjadi solusi buat masyarakat kota Makassar dalam mengatasi kemacetan yang terjadi selama ini.

PT Bosowa Marga Nusantara, anak usaha dari PT Nusantara Infrasturcture Tbk menyatakan, bahwa progres proyek jalan tol layang seksi 3 atau jalan tol layang A.P. Pettarani di Makassar saat ini mencapai 99 persen.

Direktur Teknik dan Operasional PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) Ismail Malliungan menjelaskan, progres konstruksi proyek ini ditargetkan tuntas pada 30 September 2020.

“Saat ini progres tol layang Pettarani sudah 99 persen, hanya tinggal pekerjaan minor saja jelang tuntas akhir September ini,” ujarnya dalam konferensi pers daring, Jumat (18/9/2020).


Dia memerincikan untuk proyek jalan tol layang progresnya sudah mencapai 99,22 persen, kemudian untuk desain, mob-demob, serta fasilitas lalu lintas sudah mencapai 96,01 persen. Sementara itu, untuk jalan arteri saat ini di angka 39,28 persen.

Setelah pekerjaan tol layang ini rampung, ruas tol yang menghubungkan kawasan komersial Pettarani tersebut bakal dibuka fungsional selama periode Oktober 2020—Februari 2021.

Selanjutnya, pada Februari 2021 atau setelah 4 bulan dibuka selama periode fungsional, jalan tol layang ini akan mulai menetapkan tarif kepada pengguna.


“Untuk tarifnya akan ada penyesuaian dengan estimasi dari sebelumnya Rp4.000 menjadi Rp9.500, tapi tarif ini masih estimasi belum resmi keputusan pemerintah,” ujarnya.

Proyek jalan tol layang A.P. Pettarani ini dioperasikan oleh PT Bosowa Marga Nusantara, dengan kontraktor pelaksana konstruksi adalah PT Wijaya Karya Beton.

Proyek mulai dibangun pada 30 April 2018, dengan target penyelesaian tol layang pada 30 September 2020, dan jalan arteri pada 31 Desember 2020. Nilai investasinya yang ditanamkan BMN pada proyek ini mencapai Rp2,24 triliun.

Komitmen perusahaan untuk menyelesaikan proyek jalan tol layang ini tepat waktu patut diacungkan jempol. Jalan Tol layang ini jadi salah satu tonggak sejarah buat kota Makassar sebagai kota metropolitan di Sulawesi.

Check Also

Pertamina Bright Cafe Ramaikan Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024

MarketNews.id PT Pertamina Retail (PTPR) bagian dari Sub Holding PT Pertamina Patra Niaga, ikut meramaikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *