Home / Corporate Action / Realisasi Investasi PMDN Lebih Besar Dibanding Realisasi Investasi PMA

Realisasi Investasi PMDN Lebih Besar Dibanding Realisasi Investasi PMA

Marketnews.id Pemerintah lewat Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), optimistik realisasi investasi di kuartal ketiga tahun ini akan jauh lebih baik dibanding kuartal kedua. Hingga Akhir Tahun diprediksi realisasi investasi investor akan lebih baik.

Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM ) memprediksi realisasi investasi di Indonesia pada kuartal III 2020 akan membaik dibanding kuartal II 2020. Indikatornya adalah arus barang modal dan bahan baku yang membaik.
“Kuartal ketiga akan lebih baik dibandingkan kuartal kedua,” kata Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dalam konferensi pers virtual mengenai RUU Cipta Kerja, Selasa (9/8).


Bahlil mengklaim, dari perkembangan data terbaru di BKPM , arus barang modal dan bahan baku yang terus masuk pada kuartal ketiga mulai menunjukkan peningkatan dibanding kuartal sebelumnya. Hanya saja ia belum bisa menyampaikan persentase realisasi investasi kuartal III 2020.
“Karena kuartal III 2020 masih sampai akhir September. Satu bulan lagi akan kita sampaikan,” jelas Bahlil.


Bahlil juga menegaskan BKPM yakin target investasi pada 2020 akan tetap bisa tercapai, yakni sebesar Rp817,2 triliun.
Sebagaimana diketahui, pandemi virus korona mempengaruhi realisasi investasi di Indonesia pada kuartal II 2020. Mengacu data BKPM , realisasi investasi periode tersebut mencapai Rp191,9 triliun turun 4,3% dibanding kuartal II 2019 yang mencapai Rp200,5 triliun.


Realisasi penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp97,6 triliun, turun 6,9% dibanding kuartal II 2019 yang sebesar Rp104,9 triliun. Sementara realisasi penanaman modal dalam negeri ( PMDN ) Rp93,4 triliun, turun 1,4% dibanding kuartal II 2019 yang mencapai Rp95,6 triliun.


Secara kumulatif, Januari – Juni 2020, realisasi investasi mencapai Rp402,6 triliun, tumbuh 1,8% dibanding Januari-Juni 2019 yang mencapai Rp395,6 triliun.

Realisasi PMDN Januari-Juni 2020 sebesar Rp207,0 triliun, tumbuh 13,2% dibanding Januari-Juni 2019 yang mencapai Rp182,8 triliun. Realisasi PMA Januari-Juni 2020 mencapai Rp195,6 triliun, turun 8,1% dibanding Januari-Juni 2019 yang mencapai Rp212,8 triliun.

Check Also

Fitch : Pemulihan Fiskal Global 2022-2023 Melambat. Inflasi dan Kenaikan Harga Buat Dilema Bank Sentral

Marketnews.id Lembaga pemeringkat Fitch Rating memprediksi, pertumbuhan ekonomi global akan mengalami pelambatan lantaran ada konflik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *