Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Fokus Bisnis Emas, PT Bumi Resource Minerals Gandeng PT Antam

Fokus Bisnis Emas, PT Bumi Resource Minerals Gandeng PT Antam

Marketnews.id Terus meningkat nya harga emas pada semester pertama tahun ini, membuat emiten tambang seperti PT Bumi Resource Mineral Tbk melirik emas sebagai sumber pendulangan pendapatan baru. Untuk mewujudkan tersebut, PT Bumi Resources Minerals Tbk menggandeng PT Aneka Tambang sebagai mitra untuk mendulang emas lebih banyak lagi.

Emiten pertambangan logam PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS), meningkatkan porsi pendapatan dari bisnis emas.

Pada semester I/2020, perusahaan membukukan pendapatan US$2,55 juta, turun 13,85 persen year on year (yoy) dari sebelumnya US$2,96 juta.

Laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sejumlah US$969.707, naik 3,97 persen yoy dari sebelumnya US$932,69.


BRMS menggunakan kurs Rp14.285,57 per dolar AS untuk periode 30 Juni 2020, dan Rp13.888,88 per dolar AS pada periode akhir Desember 2019.

Dengan demikian, total pendapatan pada semester I/2020 setara dengan Rp36,43 miliar, sedangkan laba bersih sekitar Rp13,85 miliar.

Direktur dan Investor Relations Bumi Resources Minerals Herwin Hidayat menyampaikan sekitar 16% dari pendapatan perusahaan di semester I/2020  atau US$408.319 berasal dari penjualan produk emas yang dihasilkan oleh anak usaha BRMS yaitu PT Citra Palu Minerals di Poboya, Palu, Sulawesi.
Adapun sisa dari pendapatan yang dibukukan berasal dari jasa penasehat pertambangan.

“Pendapatan Perusahaan di semester pertama tahun 2020 yang berasal dari penjualan produk emas tersebut telah menunjukan kemajuan yang pesat dari kuartal sebelumnya,” paparnya dalam keterangan resmi, Senin (7/9/2020).

Pada periode kuartal pertama tahun 2020, BRMS hanya membukukan US$99.860 pendapatan dari penjualan produk emasnya, yang mana hanya merupakan 10% dari total pendapatan perusahaan di periode tersebut.


Di semester pertama tahun 2020, BRMS juga telah melunasi pinjamannya sebesar $53 juta terhadap kreditur terkait (Wexler Capital Pte. Ltd). Oleh karenanya, rasio pinjaman terhadap ekuitas dari Perusahaan membaik dari 0,2 di Desember 2019, menjadi 0.1 di Juni 2020.

Sepanjang semester pertama tahun 2020, fasilitas produksi milik BRMS di Poboya, Palu telah memproduksikan dan mengirimkan lebih dari 25 kg dore bullion ke fasilitas pemurnian (smelter) Logam Mulia di Jakarta yang dioperasikan oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM).

Fasilitas produksi di Poboya, Palu tersebut memiliki kapasitas untuk mengolah sampai dengan 500 ton bijih emas per hari yang saat ini dikelola oleh PT Citra Palu Minerals (“CPM”), yang merupakan anak usaha BRMS.

Check Also

BEI Siap Catatkan Dua Emiten Baru Di Awal Perdagangan Pasca Libur Lebaran 2024

MarketNews.id Awal perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 16 April 2024 akan berbarengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *