Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Aktifitas Bongkar Muat IPCC Juni Mulai ada Peningkatan

Aktifitas Bongkar Muat IPCC Juni Mulai ada Peningkatan

Marketnews.id Aktifitas bongkar muat barang yang dilakukan oleh PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, selama bulan Juni 2020 sudah mulai ada peningkatan dibanding bulan Mei. Mulai bertambah nya aktifitas bongkar muat baik kendaraan maupun alat berat sudah menjadi sinyal aktifitas ekonomi mulai bergerak.

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), mencatatkan peningkatan aktivitas bongkar muat yang dilayani perseroan sepanjang bulan Juni 2020. Jumlah kendaraan CBU yang ditangani di lapangan internasional mengalami kenaikan 23,22 persen dibanding bulan sebelumnya ( month to month /mtom).

Dari 8.131 unit di bulan Mei 2020 menjadi 10.019 unit.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.601 unit merupakan CBU ekspor yang naik 28,55 persen (mtom) dibandingkan Mei 2020 sebanyak 6.691 unit. Sedangkan sebanyak 1.418 unit merupakan CBU impor yang lebih rendah 1,53 persen (mtom) dibandingkan Mei 2020, sebanyak 1.440 unit CBU.


Ade Hartono, Direktur Utama IPCC mengatakan, jumlah alat berat yang ditangani di lapangan yang sama turun 46,83 persen (mtom), dari 630 unit menjadi 335 unit, dengan 178 unit alat berat impor dan 157 unit ekspor. Sedangkan pada segmen  sparepart,  di bulan Juni 2020 terjadi penurunan 72,90 persen (mtom) dari 5.537 meter persegi di bulan Mei 2020, menjadi 1.501 meter persegi.


“Secara akumulasi sepanjang Januari hingga Juni, penanganan bongkar muat kendaraan CBU di lapangan internasional pada tahun ini masih lebih rendah dibandingkan tahun lalu,” ujar Ade dalam keterangannya, Selasa (14/7).


Sementara itu di lapangan domestik, jumlah kendaraan CBU yang ditangani mencapai 5.230 unit, atau naik 137,73 persen (mtom) dibandingkan bulan Mei 2020, yang sebanyak 2.200 unit CBU.

Sedangkan untuk segmen alat berat mengalami kenaikan di bulan Juni 2020, sebesar 58,51 persen (mtom), dari 511 unit menjadi 810 unit. Sementara itu, besaran  spareparts  di bulan Juni 2020 mencapai 153 meter persegi atau naik 274,28 persen (mtom), dari 41 meter persegi di bulan Mei 2020.


Secara akumulasi sepanjang semester I 2020, jumlah CBU di lapangan domestik mencapai 55.875 unit, atau naik 43,64 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu ( year on year /yoy).

Untuk alat berat, naik 25,26 persen di sepanjang semester pertama tahun ini, menjadi 7.532 unit, dari 6.013 unit di semesater I 2019.. Sedangkan  spareparts  lebih rendah 81,89 persen (yoy) menjadi 1.403 meter persegi.


Ade menambahkan di tengah pandemi dan di era new normal saat ini, kinerja yang dibukukan perseroan pada bulan Juni 2020 tergolong baik, kendati produksi pabrikan manufaktur otomotif secara umum belum pulih sepenuhnya.


“Dari sisi internal, IPCC tidak hanya menjaga agar layanan tetap beroperasi, namun juga tetap memperhatikan prosedur operasional bongkar muat di pelabuhan dengan protokol kesehatan dan prosedur disinfeksi untuk memberikan kenyamanan pelayanan bagi pengguna,” ujarnya.

Check Also

Erick Thohir : Pembelian Dolar Dilakukan Secara Optimal, Terukur Dan Sesuai Kebutuhan

MarketNews.id Tingkat inflasi di US yang sulit turun salah satunya dipicu oleh kenaikan harga energy. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *