Home / Korporasi / BUMN / Bank Mandiri Salurkan Bantuan Sosial pada 1,7 juta Keluarga Hingga Desember 2020

Bank Mandiri Salurkan Bantuan Sosial pada 1,7 juta Keluarga Hingga Desember 2020

Perlahan tapi pasti, masyarakat sudah mulai merasakan dampak dari pendemi Covid-19. Buat warga Jakarta dan sekitarnya, setidaknya sudah lebih satu bulan mengikuti anjuran Pemerintah untuk tetap di rumah. Bagi masyarakat yang tidak berpenghasilan tetap, keadaan ini tentu memberatkan.

Belum lagi buat masyaratkat yang berprofesi lepas seperti jasa pengemudi angkot, online hingga seniman yang berpenghasilan tidak tetap. Untuk masyarakat ini, tidak terjangkau oleh jaring pengaman sosial yang sudah terbentuk sebelumnya. Lalu, siapa yang akan menolong mereka sementara mereka harus berdiam dirumah.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. akan menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp200.000 per bulan kepada sekitar 1,7 juta Keluarga Penerima Manfaat pada setiap bulan di masa penanganan COVID-19.

Program tersebut berlangsung sejak April hingga Desember 2020 dengan melibatkan 16.136 agen bank dan 18.291 ATM.

Langkah ini merupakan respon positif Bank Mandiri bersama bank persero lainnya pada keinginan pemerintah untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat lapisan bawah melalui peningkatan bantuan sosial secara nominal maupun frekuensi.

Sebelumnya bansos PKH hanya diberikan sebanyak 4 kali setahun. Adapun Bank Mandiri telah terlibat dalam penyaluran Bansos sejak 2017. Dalam kurun waktu tersebut, setiap tahun pihaknya telah menyalurkan sekitar Rp11 triliun program Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 1,7 juta KPM serta bantuan sekitar Rp5 triliun program Sembako kepada 2,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Donsuwan Simatupang mengatakan, pihaknya siap bersinergi dengan Kementerian Sosial, Pemda, serta pendamping program PKH dan program sembako di seluruh Indonesia dengan melibatkan 16.136 agen Bank Mandiri serta agen bank Himbara lain di seluruh Indonesia.

Adapun proses pencairan bansos akan dilakukan secara non-tunai melalui ATM maupun agen bank agar program ini dapat berlangsung secara efisien, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat administrasi.

“Menindaklanjuti arahan Kementerian Sosial terkait penambahan jumlah penerima bansos sebanyak 4,8 juta KPM untuk membantu masyarakat yang pendapatannya menurun akibat COVID-19, kami dan Bank Himbara lainnya juga tengah melakukan persiapan berupa pendataan dan pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), di mana KPM penerima bansos dari Bank Mandiri akan bertambah sebanyak 640.000,” katanya seperti dikutip dalam rilis, Selasa (14/4/2020).

Sebagai upaya mempersiapkan penyaluran bansos di tengah wabah COVID-19, Donsuwan melanjutkan, pihaknya tetap menjaga dan melakukan monitor kesehatan setiap pegawai. Bank Mandiri menginstruksikan kepada petugas bansos Bank Mandiri dan Agen Mandiri untuk menerapkan protokol anti Corona saat penyaluran bansos.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengingatkan penerima bansos untuk menggunakan masker saat mengambil bantuan, membawa hand sanitizer, menerapkan physical distancing, dan memberikan arahan agar segera pulang setelah menerima bantuan, serta langsung mandi saat baru pulang dari pengambilan bansos.

Check Also

Antisipasi Kebutuhan Idulfitri, Pertamina Tambah 7,36 Juta Tabung LPG 3 Kilo.

MarketNews.id Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, telah menambah pasokan LPG 3 kilogram …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *