Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Saraswanti Anugerah Jadi Emiten Ke 20 Tahun Ini Di BEI

PT Saraswanti Anugerah Jadi Emiten Ke 20 Tahun Ini Di BEI

Marketnews.id Tanpa seremoni sebagai mana lazimnya emiten baru yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk mencatatkan sahamnya dan harganya melejit hingga 35 persen. Konsekwensinya, saham ini kena autorejection. Harga saham perseroan meningkatkan dari Rp 120 menjadi Rp 162 per saham.

Di tengah pandemik Covid-19, perusahaan produsen pupuk PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk. tetap melanjutkan pencatatan perdana saham meskipun tanpa seremoni pada Selasa (31/3/2020).

Sebagai emiten ke-20 yang tercatat pada tahun ini, Saraswanti melanjutkan tren estafet auto reject atas sebesar 35 persen. Emiten berkode saham SAMF itu dibuka pada level Rp120 per saham yang segera melompat ke Rp162 per saham.

Adapun frekuensi transaksi terjadi sebanyak 3 kali dengan nilai mencapai Rp7,29 juta. Jumlah saham yang ditransaksikan pun mencapai 45.000 unit. Dengan begitu, SAMF tidak lagi bisa diperdagangkan hari ini.

Direktur Utama Saraswanti Anugerah Makmur, Yahya Taufik menyatakan rasa syukur sebesar-besarnya, bahwa terlepas dari kondisi global serta regional dan domestik proses pencatatan masih berjalan lancar.

“Proses bookbuilding dan penawaran umum telah berjalan dengan lancar, selain itu, tingginya antusiasme masyarakat terhadap IPO Perseroan tersebut menunjukkan kepercayaan dan harapan masyarakat yang tinggi terhadap pasar modal pada umumnya dan secara khusus pada prospek usaha,” katanya dalam siaran resmi Selasa (31/3).

Selain itu, SAMF juga masuk dalam Daftar Efek Syariah karena memiliki rasio hutang yang rendah. Per 30 September 2019, rasio hutang berbunga atau interest bearing debt perseroan hanya tercatat sebesar 0,95 kali.

Direktur Utama Surya Fajar Sekuritas Steffen Fang selaku penjamin pelaksana emisi perseroan mengatakan bahwa selama masa penawaran terjadi oversubscribe sebesar 1,19 kali dari total penawaran atau 19,94 kali oversubscribe dari porsi pooling yang ditawarkan.

Sementara itu, I Gede Nyoman Yetna Direktur Penilaian Perusahaan BEI, selama pandemik belum berakhir kegiatan seremoni pencatatan tidak akan berlangsung. Bursa Efek Indonesia, lanjutnya, akan menggantinya dengan dukungan informasi kepada stakeholders serta pengumuman di laman resmi.

“Seremoni tidak ada, kami akan bantu dengan penyebaran rilis, pengumuman di laman resmi dan broadcasting backdrop listing di videtron,” jelasnya.

Check Also

Task Force Energy, Sustainability & Climate B 20 Gerak Cepat Sukseskan G20

Marketnews.id Dalam rangka memperkuat peran Indonesia sebagai Presidensi Group of Twenty (G20), The Business 20 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *