Home / Korporasi / BUMN / Pemerintah Jual Sukuk Ritel SR012

Pemerintah Jual Sukuk Ritel SR012

Marketnews.id Persaingan dalam bisnis

perusahaan sekuritas belakangan ini semakin ketat. Selain fee transaksi yang semakin turun, nilai transaksipun ikut melemah terlebih sejak kasus gagal bayar Asuransi Jiwasraya terungkap ke permukaan.

Agar usaha perusahaan sekuritas ini tetap berlanjut, tentunya diperlukan inovasi dan kreativitas dari manajemen untuk dapat merangkul semakin banyak investor untuk bertransaksi saham atau instrumen pasar modal lainnya.

PT Mandiri Sekuritas mengungkapkan, jumlah nasabah ritel per 31 Desember 2019 mengalami kenaikan sebesar 27 persen menjadi 119 ribu single investor identification (SID) dari 94 ribu SID pada akhir 2018.


“Dari jumlah tersebut, lebih dari 80 persen merupakan nasabah yang bertransaksi secara online melalui platform MOST (layanan online trading Mandiri Sekuritas),” kata SEVP Mandiri Sekuritas, Theodora VN Manik dalam siaran pers yang dikirim melalui surat elektronik, Jakarta, Selasa (3/3).


Theodora mengatakan, saat ini Mandiri Sekuritas kembali dipercaya pemerintah sebagai salah satu mitra distribusi produk investasi Pemerintah Indonesia dengan seri terbaru Sukuk Ritel SR012. Produk ini ditawarkan khusus untuk Warga Negara Indonesia (WNI) mulai 24 Februari 2020-18 Maret 2020 yang dapat diakses secara online melalui MOST .


SR012 merupakan instrumen Surat Berharga Syariah Negara ( SBSN ) yang dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur judi (maysir), ketidakjelasan (gharar), riba (usury) serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).


Penerbitan SR012 menggunakan akad ijarah atau akad kemanfaatan dengan imbalan dari keuntungan hasil kegiatan investasi. Produk ini menawarkan lima manfaat bagi para investor, antara lain dijamin oleh pemerintah, mudah diakses secara online, imbalan tetap 6,3 persen per tahun, terjangkau mulai dari Rp1 juta dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder.


Adapun tenor investasi SR012 selama tiga tahun dengan penerimaan kupon dibayarkan setiap bulan yang terhitung mulai 10 April 2020. “Dengan memiliki produk SR012, investor tidak perlu khawatir bila ada kebutuhan untuk pencairan dana sebelum jatuh tempo, karena dapat diperdagangkan di pasar sekunder antar-investor domestik,” ucap Theodora.


Hasil penjualan SR012 akan digunakan untuk mendanai kebutuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) 2020. Salah satu program utama pemerintah adalah menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui pengelolaan anggaran untuk pendidikan dan infrastruktur, perumahan dan kesehatan masyarakat.
“Berinvestasi pada produk SBN adalah salah satu solusi untuk menghadapi tantangan ekonomi, karena dapat menjaga nilai aset dan meraih keuntungan pasti,” imbuh Theodora.

Check Also

Pembelian Suku Cadang Honda Motor Turun, Laba BOLT Anjlok 63 Persen

MarketNews.id PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT), mengalami penurunan laba bersih sedalam 63,8 persen secara tahunan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *