Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia (page 154)

Bursa Efek Indonesia

Bank Ina Perdana Catat Peningkatan Kredit 3,7 Persen Jadi Rp 13,15 Triliun Di 2024

MarketNews.id-Bank Ina Perdana (BINA), mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit yang diberikan tumbuh 3,7 persen  secara tahunan menjadi Rp13,15 triliun pada tahun 2024. Sehingga pendapatan bunga tumbuh secara tahunan menjadi Rp1,889 triliun. Tapi beban bunga meningkat 15,7 persen secara tahunan menjadi Rp1,176 triliun. Sehingga pendapatan bunga bersih tumbuh 0,56 persen secara tahunan …

Read More »

Setiap Ada Krisis Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Biasanya Akan Lahir Orang Kaya Baru

MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI), menyampaikan bahwa setiap terjadi krisis pasar berpotensi memuncul OKB ( Orang Kaya Baru) Menurut Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik bahwa telah menjadi tradisi setiap krisis keuangan akan memunculkan Orang Kaya Baru (OKB). “ Biasanya memang begitu setelah krisis munculkan OKB,” kata dia di gedung BEI, Selasa …

Read More »

BEI Masih Punya Strategi Simpanan Untuk Menahan Tekanan Pasar

MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI), masih memiliki langkah yang dipercaya dapat meredam tekanan pasar sebagai dampak sentimen kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Direktur Utama BEI, Iman Rachman mengatakan, tengah mengkaji pembukaan domisili investor dan kode Anggota Bursa ( broker ) pada tampilan perdagangan wahanan perdagangan pada akhir sesi. “Kita …

Read More »

BEI Keluarkan Aturan Baru Soal Ketentuan Penghentian Sementara Perdagangan Efek Dan ARB

MarketNews.id– Dalam rangka memastikan perdagangan Efek dapat berjalan secara teratur, wajar, dan efisien. Maka PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penyesuaian terhadap Surat Keputusan Direksi Bursa Nomor Kep-00196/BEI/12-2024 perihal Perubahan Peraturan II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan Surat Keputusan Direksi Bursa Nomor Kep-00024/BEI/03-2020 tentang …

Read More »

Indeks saham Berpotensi Anjlok Lagi Akibat Kebijakan Tarif Trump

MarketNews.id-Semua pelaku Bursa kompak, prediksi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan alami penurunan Indeks signifikan ikuti Bursa dunia lainnya yang terpuruk akibat kebijakan Presiden Trump berlakukan tarif Resiprokal terhadap 180 negara mitra dagangnya yang dinilai tidak adil terhadap AS. Pergerakan indeks harga saham gabungan ( IHSG ), berpotensi terkoreksi lebih dalam …

Read More »

Laba Bersih MAPA Turun 2,88 Persen Jadi Rp 1,35 Triliun Di 2024

MarketNews.id-Peningkatan Omzet MAPA Di 2024,Tidak Diikuti Oleh Naiknya Laba Bersih. Diantaranya disebabkan beban pokok penjualan yang naik hingga 33,05 Persen. Sementara laba sebelum pajak penghasilan alami penurunan 0,53 persen. Sepanjang 2024, PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) membukukan laba bersih Rp1,35 triliun atau menyusut 2,88 persen dibandingkan dengan capaian di …

Read More »

Bursa Amerika, Eropa Dan Asia Kompak Terpuruk Akibat Kebijakan Trump

MarketNews.id-Buat Amerika, Hari Kamis 4 April 2025 bisa jadi hari terburuk sejak 2020 untuk tiga Indeks utama Amerika. Indeks Dow Jones ambles 4 persen sementara S&P 500 anjlok 4,8 persen. Sedangkan Nasdaq Composite terpuruk nyaris 6 persen. Bursa Eropa dan Asia juga ikut terjungkal dengan rentang penurunan bervariasi. Bursa Eropa …

Read More »

Laba Bersih HM Sampoerna Anjlok 17,9 Persen Jadi Rp 6,65 Triliun Di 2024

MarketNews.id-Sepanjang 2024, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mampu tingkatkan pendapatan sebesar 1,64 persen jadi Rp117, 88 triliun. Sayangnya, beban pokok penjualan alami peningkatan hingga 2,79 persen yang berdampak pada menurunnya laba kotor perusahaan sebesar 4,14 persen sebesar Rp 18,53 triliun. Sementara beban pajak penghasilan sebesar Rp 2,04 triliun membuat laba …

Read More »

MEDC Siapkan Dana USD50 Juta Buat Buyback Sahamnya

MarketNews.id- Masih tertekannya pasar modal Indonesia, tercermin dari menurunnya sebagian besar harga saham perusahaan berkapitalisasi besar. Situasi ini, tampaknya masih akan berlangsung. Buat emiten yang memiliki fundamental dan berkinerja baik, tentunya tidak ikhlas bila harga sahamnya terus menurun lantaran sentimen pasar semata. Untuk menjaga agar saham tersebut tidak turus turun, …

Read More »

Tarif Baru AS, Ancam Ekspor Negara Di Asia. Indonesia Kena Tarif 32 Persen

MarketNews.id-Perang dagang sudah di mulai. Amerika Serikat telah menetapkan Tarif dengan negara negara mitranya. Kecuali Inggris dengan Tarif 10 persen, mitra dagang AS lainnya di kenakan Tarif terendah 20 Persen hingga 97 persen dikenakan terhadap Vietnam. Pemberlakuan tarif impor baru AS, yang diumumkan Presiden AS Donald Trump, Rabu 2 April …

Read More »