Home / Korporasi / BUMN / Telkomsel Raih Keuntungan Rp16,6 Triliun Hingga September 2019

Telkomsel Raih Keuntungan Rp16,6 Triliun Hingga September 2019

Marketnews.id Persaingan yang sangat ketat di dunia telekomunikasi, membuat pengelolaan bisnis semakin inovatif dan kreatif. Menekan biaya operasional dan menambah jumlah pelanggan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan untuk bertahan.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan performa kinerja keuangan yang semakin kuat. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 16,5 triliun hingga kuartal III/2019 atau naik 15,6% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan laba bersih ini didukung peningkatan pendapatan menjadi Rp 102,6 triliun atau naik 3,5% dibanding periode yang sama tahun lalu. Ditambah EBITDA (Earnings Before Interest Tax Depreciation Amortization) yang juga mengalami kenaikan sebesar 11,4% YoY menjadi Rp50, triliun.

Tak hanya itu, peningkatan laba bersih ini didukung oleh oleh upaya Telkom dalam menjaga besaran beban biaya yang dikeluarkan. Telkom tercatat berhasil menurunkan beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi sebesar 7,1% YoY menjadi Rp 31,06 triliun dan penurunan beban karyawan sebesar 5,44% menjadi Rp 9,74 triliun. Secara keseluruhan, perusahaan plat merah ini berhasil menurunkan biaya operasional Telkom hingga 3,1%.

“Hal ini menggambarkan kinerja perusahaan yang semakin sehat dan profitable,” ujar Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen.

Peningkatan ini juga memperlihatkan keberhasilan strategi yang dilakukan perusahaan di tengah industri telekomunikasi yang semakin kompetitif. Salah satunya strategi peningkatan bisnis digital dari Data, Internet, dan IT Service yang berhasil menyumbang hingga 59,1% dari total pendapatan Telkom. Angka ini meningkat 17,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Hal ini didorong kenaikan jumlah pelanggan menjadi 170,9 juta dengan 65,6% di antaranya merupakan pelanggan data. Membuat trafik data meningkat 55,2% menjadi 4.673 petabyte. Kenaikan ini didukung penambahan 20.829 BTS yang seluruhnya berbasis 4G selama tahun 2019 sehingga total yang dimiliki Telkom sebanyak 209.910 BTS.

Untuk menjangkau seluruh masyarakat di Indonesia, BTS tak hanya dioperasikan dan dibangun di kota-kota besar. Tetapi juga di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) serta di wilayah perbatasan Indonesia. Secara total, Telkom telah berhasil menjangkau 97% wilayah di Nusantara.

Kinerja yang moncer itu juga tidak dari kontribusi dari anak anak usahaA

Layanan IndiHome juga menunjukkan peningkatan kinerja yang semakin baik, baik secara finansial maupun operasional.  Pendapatan IndiHome meningkat 52,1% YoY menjadi Rp13,7 triliun. Dari sisi operasional, dengan tambahan 1,4 juta pelanggan baru selama 2019, total pelanggan IndiHome pada akhir September 2019 menjadi 6,5 juta atau tumbuh 38,3% YoY.

Kinerja cemerlang ini tak lepas dari peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan yang selalu ditingkatkan dari waktu ke waktu, konten yang bervariasi, serta program marketing yang menarik dan tepat sasaran. Hal ini semakin memperkokoh kepemimpinan IndiHome di pasar fixed broadband di tahun 2019.

Dua anak perusahaan Telkom, yaitu Telkomsel dan Telkomsigma juga turut mendapatkan penghargaan di acara tersebut. Telkomsel memenangkan dua penghargaan, yaitu 2019 Indonesia Telecom Services Provider of the Year dan 2019 Indonesia Mobile Data Services Provider of the Year. Sedangkan, Telkomsigma dinobatkan sebagai 2019 Indonesia Data Center Services Provider of the Year.

Tak hanya itu, Telkom juga berhasil memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya. Terbukti dengan perusahaan be

Check Also

Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Raih Kenaikan Laba Bersih Di 2021 Jadi Rp 3,03 Triliun

Marketnews.is Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) catat debut pertamanya setelah merger dengan bank syariah milik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *