PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) bersama entitasnya – Telkomsel, InfraNexia, dan Mitratel – menjalin kemitraan strategis dengan China Unicom melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).
Kerja sama tersebut membuka peluang kolaborasi di sektor infrastruktur digital, konektivitas, dan solusi teknologi untuk pasar Indonesia.
Dalam skema multilateral dan resiprokal, kedua pihak akan menjajaki lima area utama, yaitu ekosistem data center, AI, solusi dan use case 5G, konektivitas, serta IoT.
Kolaborasi akan diarahkan untuk mengembangkan produk dan layanan bagi pelanggan enterprise di Indonesia sekaligus membuka peluang bisnis ke pasar global.
TelkomGroup akan mengombinasikan infrastruktur dan basis pelanggan domestik dengan teknologi serta jaringan global China Unicom.
China Unicom tercatat memiliki lebih dari 1,2 miliar pengguna, hampir 5 juta base station 5G, dan lebih dari 670.000 kilometer kabel laut.
Telkom menyatakan tahap berikutnya mencakup validasi pasar, pertukaran pengetahuan dan benchmark, pendalaman teknis, demonstrasi kapabilitas, hingga penjajakan inisiatif bersama. Setiap peluang akan dievaluasi berdasarkan kesiapan pasar dan nilai bisnis sebelum dituangkan dalam perjanjian definitif.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal