Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Proses Akuisisi KDTN Oleh Ruby Mining Masih Berlangsung, Saham KDTN Anjlok Ke Level 374

Proses Akuisisi KDTN Oleh Ruby Mining Masih Berlangsung, Saham KDTN Anjlok Ke Level 374

MarketNews.id-Proses akuisisi 86 persen saham KDTN oleh Ruby Mining Hongkong Limited masih berlangsung. Di bursa saham KDTN justru alami penurunan harga hingga menyentuh level auto-rejection bawah (ARB) pada perdagangan hari ini ke level 374 atau alami penurunan hingga 55,53 persen sepanjang 2026.

Saham PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) menyentuh level auto-rejection bawah (ARB) pada perdagangan Senin (27/7), di tengah masih berlangsungnya proses pengambilalihan saham perseroan oleh Ruby Mining Hongkong Limited yang diikuti rencana transformasi bisnis secara menyeluruh.

Berdasarkan data IDX, saham KDTN sempat anjlok 15 persen ke posisi 374 yang merupakan level ARB untuk perdagangan hari ini. Hingga pukul 14.20 WIB, saham sektor barang konsumen non-primer ini berada di level 378 atau setara dengan pelemahan 14,09 persen dibanding penutupan akhir pekan lalu di level 440.

Saat pembukaan Sesi I, saham KDTN langsung terjatuh ke zona merah pada level 438 atau menurun 0,45 persen, namun sempat berbalik menguat ke posisi 442 dan selanjutnya terjun lagi ke batas ARB 374.

Pada waktu yang sama, volume transaksi KDTN tercatat sebanyak 12,3 juta saham dengan nilai transaksi Rp4,69 miliar.
Pergerakan intraday menunjukkan tekanan jual masih mendominasi usai menyentuh level ARB, harga hanya bergerak di rentang tipis 374-378 sebelum ke posisi terendah harian.

Pelemahan saham KDTN ini memperpanjang tren negatif, setelah dalam sepekan anjlok 35,38 persen dan secara year-to-date sudah ambles 55,53 persen.

Di tengah tekanan terhadap harga saham, KDTN masih menjalankan proses pengambilalihan oleh Ruby Mining Hongkong Limited. Jika mengacu pada keterbukaan informasi perseroan, pada 22 April 2026 KDTN sudah tandatangani CSPA antara para pemegang saham pengendali dengan Ruby Mining untuk penjualan 1,075 miliar saham atau setara 86 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor perseroan.

Nantinya pasca pengambilalihan, KDTN berencana mengubah kegiatan usaha menjadi perusahaan holding, mengalihkan seluruh aset dan usaha hotel kepada PT Citra Nusantara Perkasa, serta mengakuisisi 99 persen saham PT Sherman Mineral Indonesia (SMI).

Ketiga aksi korporasi ini merupakan satu rangkaian transaksi material yang harus dimintakan persetujuan pemegang saham melalui RUPS -LB dan RUPS -LB Independen.

Sejalan dengan proses transformasi tersebut, KDTN pun melakukan penataan portofolio bisnis. Sebelumnya manajemen perseroan mengumumkan pengakhiran perjanjian kerjasama pengelolaan FU Hotpot & Grill Restaurant yang efektif sejak 3 Juli 2026.

Check Also

Danantara Targetkan Seluruh Direksi Dan CEO BUMN Akan Di isi Oleh Talenta Internal

MarketNews.id-Danantara memproyeksikan dalam beberapa tahun mendatang, direksi hingga CEO BUMN akan dipimpin oleh sumber daya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *