Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / CUAN Incar Cadangan Batubara 378 Juta Ton Lewat Akuisisi SINI

CUAN Incar Cadangan Batubara 378 Juta Ton Lewat Akuisisi SINI

MarketNews.id-Sepanjang tahun 2025 lalu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) catatkan kinerja Positif. Pendapatan perseroan meningkat hingga 51,6 persen dengan EBITDA Naik 24,49 persen Jadi USD404,62 Juta di 2025.

Kinerja yang membaik ini membuat perseroan berencana mengembangkan bisnis dengan mengakusisi PT Singaraja Putra Tbk (SINI). Dengan akuisisi ini,  CUAN berharap akan memiliki total cadangan Batubara sebanyak 378 Ton hingga 2031 mendatang dengan tingkat produksi Batubara mencapai 30 juta ton per tahun.

Berdasarkan siaran per CUAN yang diterbitkan di Jakarta, Selasa 2 Juni 2026 sejauh ini CUAN secara konsisten memperkuat transformasinya sebagai grup pertambangan dan energi terintegrasi melalui rencana pengambilalihan SINI yang akan dilakukan melalui afiliasi perseroan, termasuk PT Petrosea Tbk (PTRO).

Sepanjang 2025, CUAN membukukan pendapatan mencapai USD1,22 miliar atau melonjak 51,6 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 sebesar USD801,72 juta. EBITDA di Tahun Buku 2025 tercatat meningkat 24,49 persen (year-on-year) menjadi USD404,62 juta.

Pada Desember 2025, CUAN melalui entitas anaknya, PT Kreasi Jasa Persada beserta afiliasinya secara tidak langsung telah memiliki 19,99 persen saham SINI dan tengah dalam proses untuk mengikuti rights issue SINI.

Setelah transaksi selesai, Petrindo dan afiliasinya diharapkan memiliki sekurang-kurangnya 29 persen saham SINI.

Dalam keterangan CUAN, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat aset grup, memperluas jaringan usaha, serta membangun perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan terintegrasi.

Secara teknis, proyeksi total cadangan yang dimiliki perusahaan dan anak usaha akan mencapai 378 juta ton batubara.
Basis sumber daya tersebut memberikan fondasi kuat untuk mendukung pertumbuhan produksi jangka panjang dan memperkuat keberlanjutan operasi grup.

“Dengan ekspansi Petrindo bersama anak usaha dengan Singaraja Putra, kami memproyeksikan akan mampu meningkatkan produksi secara bertahap hingga melampaui 30 juta ton per tahun sampai 2031. Hal ini berpotensi menempatkan grup menjadi salah satu produsen batubara enam besar di Indonesia berdasarkan volume produksi tahunan,” ujar Direktur Utama CUAN, Michael.

Manajemen CUAN menyampaikan, nilai strategis transaksi tersebut tidak hanya terletak pada tambahan cadangan dan peningkatan produksi, namun akuisisi SINI memperkuat model bisnis terintegrasi Petrindo yang menggabungkan kepemilikan sumber daya, kemampuan operasional PTRO dan infrastruktur logistik yang mampu mengelola volume besar per tahun melalui aset yang dimiliki maupun dikelola grup.

Melalui model tersebut, tentunya peningkatan produksi tidak hanya menghasilkan tambahan penjualan batubara, tetapi juga meningkatkan utilisasi jalan tambang, pelabuhan dan fasilitas logistik.

Sinergi antara aset tambang dan infrastruktur ini menjadi salah satu faktor utama yang mendukung penciptaan nilai tambah di seluruh rantai bisnis pertambangan perseroan.

Pada sisi operasional, CUAN bersama anak usahanya juga akan melakukan pengembangan infrastruktur jalan tambang mendukung operasional all-weather road, penggunaan double trailer, serta pengembangan armada kendaraan listrik (EV truck) guna meningkatkan efisiensi logistik dan produktivitas operasional.

Melalui pengambilalihan SINI, manajemen menyampaikan bahwa CUAN tidak hanya memperbesar basis sumber daya dan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat integrasi antara tambang, jasa pertambangan dan infrastruktur logistik dalam satu platform usaha yang terhubung.

Check Also

MGRO Jadi Emiten Dengan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi Hingga 93,76 Persen

MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), menetapkan saham PT Mahkota …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *