Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Laba Bersih PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) Anjlok 42 Persen Jadi Rp263, 73 Miliar Di 2025

Laba Bersih PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) Anjlok 42 Persen Jadi Rp263, 73 Miliar Di 2025

MarketNews.id-Sepanjang tahun 2025, PT DAAZ Bara Lestari Tbk (DAAZ) mencatatkan peningkatan pendapatan hingga 32,3 persen jadi Rp13, 41 triliun. Sayangnya, beban pokok pendapatan ikut naik sebesar 37,4 persen jadi Rp12,51triliun. Akibatnya laba kotor ikut turun 12,2 persen jadi Rp902, 27 miliar. Sementara aset perseroan naik 23 persen jadi Rp 6,32 triliun, dan liabilitas naik 35 persen jadi Rp4,14 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan DAAZ untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Daaz Nusantara Abadi ini mencatatkan pendapatan Rp13,41 triliun atau melonjak 32,3 persen dibandingkan periode yang sama 2024 sebesar Rp10,13 triliun.

Sayangnya, beban pokok pendapatan sepanjang 2025 tercatat membengkak 37,4 persen (year-on-year) menjadi Rp12,51 triliun, sehingga laba bruto DAAZ merosot 12,2 persen (y-o-y) jadi Rp902,27 miliar dari Rp1,03 triliun pada 2024.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba sebelum pajak yang dicatatkan DAAZ senilai Rp392,56 miliar atau mengalami penurunan signifikan 45,4 persen dibandingkan laba sebelum pajak periode yang sama 2024 sebesar Rp718,29 miliar.

Dengan adanya beban pajak penghasilan 2025 sebesar Rp36,85 miliar, maka laba tahun berjalan DAAZ menjadi Rp355,72 miliar atau tersungkur 41,6 persen (y-o-y).

Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 senilai Rp263,73 miliar alias ambles 42,1 persen (y-o-y).

Dari sisi neraca, jumlah ekuitas DAAZ per 31 Desember 2025 tercatat Rp2,18 triliun atau meningkat 5 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp2,07 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas Rp4,14 triliun atau membengkak 35,3 persen (y-o-y), didominasi kewajiban jangka pendek Rp2,12 triliun.

Per 31 Desember 2025, total aset perseroan tercatat Rp6,32 triliun atau meningkat 23,1 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas Rp841,92 miliar atau bertumbuh 14,7 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai Rp734,19 miliar.

Check Also

RI Kembali Catat Surplus Dagang Berlanjut Dalam 72 Bulan Beruntun.

MarketNews.id-Indonesia kembali catatkan kinerja positif dalam surplus perdagangan yang sudah berlangsung dalam 72 bulan Beruntun. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *