MarketNews.id Provident Investasi Bersama (PALM), membukukan lonjakan keuntungan bersih atas investasi pada saham dan ekuitas lainnya sebesar 229,7 persen secara tahunan menjadi Rp587,36 miliar pada akhir Juni 2025.
Adapun saham perusahaan tercatat yang menjadi portofolio perseroan antara lain Merdeka Battery Material (MBMA), Merdeka Copper Gold (MDKA), dan Mega Manunggal Property (MMLP). PALM juga mengoleksi saham perusahaan tertutup.
Walau beban keuangan bengkak 43,3 persen secara tahunan menjadi Rp182,24 miliar. Tapi laba sebelum pajak penghasilan terbilang Rp407,08 miliar pada akhir Juni 2025. Membaik dibanding akhir Juni 2024 yang tercatat rugi sebelum pajak penghasilan Rp18,795 miliar.
Presiden Direktur PALM, Tri Boewono melaporkan laba bersih semester I 2025 sebesar Rp407,3 miliar. membaik dibanding semester I 2024 yang tercatat rugi bersih Rp18,839 miliar.
Sehingga PALM kembali mencatat laba per saham Rp25,89 per lembar pada akhir Juni 2025. Laba tersebut juga dapat membalikan kondisi defisit sedalam Rp152,73 miliar pada akhir Juni 2025 menjadi saldo laba Rp254,55 miliar pada akhir Juni 2025.
Pada gilirannya, total ekuitas turut meningkat 9,9 persen dibanding akhir tahun 2024 menjadi Rp4,499 triliun pada akhir Juni 2025.
Namun jumlah kewajiban bertambah 21,02 persen dibanding akhir tahun 2024 menjadi Rp4,577 triliun pada akhir Juni 2025.
Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan semester I 2025 telah audit emiten investasi dengan penerima manfaat akhir Winato Kartono yang diunggah pada laman BEI, Selasa 9 September 2025.
Abdul Segara
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal