MarketNews.id-Tren penurunan penjualan kendaraan baru di September 2024 terus berlangsung. Hampir seluruh pemegang merk jenis kendaraan alami penurunan penjualan dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini sejalan dengan turunnya daya beli masyarakat yang tercermin dari terjadinya deflasi dalam lima bulan berturut-turut.
Penurunan penjualan juga terjadi di Astra Internasional Tbk (ASII), dimana pada September lalu hanya mampu menjual 40.096 unit. Padahal di Agustus lalu, ASII masih mampu menjual 42.195 unit. Meskipun terjadi penurunan, secara pangsa pasar ASII masih tetap kuasai 55 persen.
Head of Corporate Communications ASII Boy Kelana Soebroto mengatakan, meski turun namun pangsa pasar penjualan mobil Astra tetap sama di level 55 persen. Sementara penjualan mobil secara nasional juga turun menjadi 72.667 unit dari sebelumnya 76.304 unit.
“Kami berharap dapat terus berkontribusi positif bagi industri otomotif nasional,” kata Boy dalam keterangannya, Jumat 11 Oktober 2024.
Adapun merek paling laris di pasaran keluaran Astra yaitu tipe Toyota dan Lexus yang mencapai 25.591 unit. Kemudian Daihatsu angka penjualannya mencapai 12.676 unit. Disusul oleh produk Isuzu mencapai 1.670 unit dan UD Truck sebanyak 159 unit.
Secara kumulatif sejak Januari – September 2024, perseroan mampu menjual mobil sebanyak 357.802 unit. Realisasi ini anjlok cukup dalam jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 421.409 unit.
“Kami senantiasa menghadirkan produk berkualitas dan memberikan layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang didukung jaringan penjualan di seluruh Indonesia,” kata dia.
Bulan Oktober ini penjualan kendaraan diharapkan mulai bangkit sejalan munculnya produk baru. Selain itu, setiap akhir tahun penjualan kendaraan lazimnya akan ditopang oleh promo akhir tahun yang akan mendongkrak penjualan.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal