MarketNews-.id- Ekonom global menilai fondasi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang solid di tengah ketidakpastian global. Chief Economist Shan Saeed dari IQI Global menegaskan bahwa kekuatan fundamental tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga kisaran 6 persen. Dalam pernyataannya, Shan Saeed mengingatkan bahwa dunia …
Read More »IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Sealion 5 Belum Memenuhi Standar Uji Keselamatan, ANCAP Kasih 3 Bintang
MarketNews.id-Mobil BYD Sealion 5, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dipasarkan di Australia dan Seland…
BEI Keluarkan Saham HSC Agar Tidak Masuk Dalam Perhitungan IHSG
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus melakukan konsultatif dengan pihak MSCI agar memi…
Suzuki Recall 9.024 Satria Pro Dan F150. Rangka Dan Tangki Jadi Fokus Pemeriksaan
MarketNews.id- Pemilik motor Suzuki Satria Pro dan Satria F150 patut waspada dan segera memeriksa ke…
Redam Gejolak Pasar, BEI Sesuaikan Batas Bawah Auto Rejection Bersifat Ekuitas
MarketNews.id- Dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar dan efi…
Berita Terbaru
Astra Ultra 69 Konsistensi Dan Kebersamaan Dalam Tantangan 69 Kilometer
MarketNews.id-Langit malam sudah sepenuhnya gelap ketika para pelari berkumpul di titik start. Sebagian melakukan pemanasan, sebagian lagi berdiri tenang dengan fokus pada tantangan panjang di depan mereka untuk menempuh jarak 69 kilometer dalam Astra Ultra 69. Sebuah ajang lari ultramaraton yang dimulai pada Sabtu malam (25/4) dan berakhir pada Minggu …
Read More »Laba Bersih NSSS Naik 112,7 Persen Jadi Rp647,82 Miliar Di 2025, Penjualan Naik 35,2 Persen Jadi Rp2,01 Triliun
MarketNews.id-PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), sepanjang tahun lalu berhasil meningkatkan laba bersih hingga 112,7 persen jadi Rp 647,82 Miliar. Peningkatan laba ini diraih lantaran naiknya penjualan perusahaan sawit ini hingga 35,2 persen jadi Rp2,01 triliun. Sementara beban pokok hanya naik 1,6 persen hingga laba kotor yang diraih melonjak 87,1 …
Read More »Pemerintah Siapkan Strategi Kurangi Impor LPG, DME, Hingga CNG Jadi Opsi
MarketNews.id- Pemerintah terus mengupayakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Salah satu fokus yang kini tengah dibahas adalah mencari alternatif pengganti LPG yang lebih berbasis pada sumber daya dalam negeri. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa …
Read More »DSGN Catatkan Laba Bersih Rp421,35 Miliar Di Kuartal I 2026
MarketNews.id-Sepanjang kuartal pertama tahun ini, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSGN) catatkan kinerja positif. Laba bersih yang berhasil dihimpun naik 15 persen jadi Rp421,35 miliar lantaran efisiensi biaya keuangan. Sementara arus kas operasi menguat jadi Rp513,81 miliar yang menandakan likuiditas yang sehat. Sedangkan ekuitas perseroan naik jadi Rp12,06 triliun yang …
Read More »Ashmore : Tidak Ada Indikasi Perubahan Jadi Frontier, Skenario Terburuk Sudah Terlewati
MarketNews.id- Bursa saham Indonesia mengakhiri sesi perdagangan pekan keempat April, Jumat (24/4), dengan penurunan tajam IHSG sebesar 3,38% ke level 7.129, lebih 500 poin di bawah sesi perdagangan pekan sebelumnya. Investor asing mencatatkan arus keluar ekuitas sebesar USD55 juta.PT Ashmore Asset Management Indonesia mencatat beberapa hal penting pekan ini, antara …
Read More »Sepekan Perdagangan Saham, Indeks Anjlok 6,7 Persen Ke Level 7.129
MarketNews.id- Sepanjang pekan ini, spekulasi gejolak global dan upaya memperlemah regulator jadi penekan pasar dan berdampak, pada kembali melemahnya pasar. Rata rata nilai transaksi harian Di Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok 3,7 persen jadi Rp19, 61 triliun. Sementara volume transaksi naik 4,4 persen jadi 44,88 miliar lembar saham dengan frekuensi …
Read More »Pertamina Perkuat Transisi Energi Dan Pemberdayaan Masyarakat
MarketNews.id- Memperingati Hari Bumi 2026 “Our Power, Our Planet”, Pertamina berkomitmen dalam menjaga keberlanjutan lingkungan melalui berbagai program terintegrasi di seluruh lini bisnis serta inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron, mengatakan bahwa peringatan Hari Bumi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara perusahaan dan …
Read More »Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 26 Juta SID, Tumbuh 28,37 Persen
MarketNews.id– PT Bursa Efek Indonesia (BEI), mencatat pertumbuhan positif jumlah investor pasar modal hingga 24 April 2026 telah mencapai 26.121.311 single investor identification (SID), atau meningkat sebesar 28,37% secara tahunan (year-to-date/ytd). Dari jumlah tersebut, penambahan investor baru pasar modal tercatat sebanyak 5.773.486 SID baru, dengan rata-rata penambahan mencapai 50.645 SID …
Read More »Menkeu : Rupiah Lebih Kuat Dibanding Mata Uang Negara Tetangga
MarketNews.id- Nilai tukar rupiah menunjukkan ketahanan yang solid di tengah dinamika pasar global. Pada penutupan perdagangan sore hari , Jumat 24 April 2026, rupiah tercatat menguat sebesar 0,52 persen ke level 17.205 per USD. Penguatan ini sekaligus meredakan kekhawatiran sejumlah pihak terkait potensi pelemahan mata uang domestik. Menteri Keuangan, Purbaya …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal