Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / BEI Perkuat Reformasi Pasar Modal, Gelar RUPSLB Dan Luncurkan IDX Commodity 20

BEI Perkuat Reformasi Pasar Modal, Gelar RUPSLB Dan Luncurkan IDX Commodity 20

MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus memperkuat upaya reformasi dan pengembangan pasar modal Indonesia melalui berbagai agenda strategis sepanjang pekan ini, periode 26–30 Oktober 2026.

Agenda tersebut mencakup penguatan tata kelola dan pengawasan perdagangan, persetujuan pemegang saham atas agenda demutualisasi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), kolaborasi internasional bersama Nasdaq, serta peluncuran indeks baru IDX Commodity 20.

Mengawali pekan pada Senin (26/10), BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar konferensi pers untuk menegaskan komitmennya dalam melakukan penyempurnaan pengawasan perdagangan, peningkatan transparansi, serta penguatan tata kelola mekanisme High Shareholding Concentration (HSC).

Direktur Utama BEI Jeffery Hendrik menyampaikan penegasan FTSE Russell untuk menempatkan Indonesia tetap berada dalam klasifikasi Secondary Emerging Market dan tidak masuk watchlist.

Selain itu, BEI akan menyempurnakan pengawasan perdagangan melalui metodologi yang lebih efektif, termasuk penyampaian informasi kepada publik terkait indikasi awal investigasi dugaan manipulasi pasar.

BEI juga menginformasikan bahwa komite HSC akan diperluas dengan menambahkan anggota eksternal independen dari unsur pelaku industri, akademisi, dan perwakilan investor guna memperkuat objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas evaluasi konsentrasi kepemilikan saham.

Langkah ini merupakan bagian dari agenda reformasi struktural guna menjaga perdagangan yang teratur, wajar, dan efisien, sekaligus meningkatkan kredibilitas pasar modal Indonesia di mata investor domestik maupun global.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Republik Indonesia Hasan Fawzi; Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Agus Firmansyah;

Selain itu ikut hadir Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik; Direktur Pengawasan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy; Direktur Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono; serta Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi.

Kemudian, pada Rabu (28/10), BEI menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 secara offline yang dihadiri oleh 88 Pemegang Saham atau 98.88% dari jumlah Pemegang Saham pemilik hak suara.

Dalam RUPSLB tersebut, para Pemegang Saham BEI menyetujui secara bulat tiga agenda utama, meliputi Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka Demutualisasi Bursa Efek, Penggunaan Saldo Laba Ditahan Perseroan dalam Laporan Keuangan Auditan untuk periode yang berakhir sampai dengan 30 Juni 2026, serta Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Perseroan Tahun Buku 2027.

Pada Kamis (29/10), BEI bersama Nasdaq menyelenggarakan IDX x Nasdaq InnovAsia Jakarta di Main Hall BEI. Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran wawasan dan diskusi mengenai perkembangan pasar
modal global, inovasi teknologi perdagangan, serta peluang pengembangan produk dan layanan pasar modal.

YangMelalui kolaborasi ini, BEI mendorong peningkatan pemahaman pelaku pasar terhadap dinamika industri pasar modal internasional, termasuk perkembangan perdagangan saham luar negeri (offshore trading) dan produk derivatif.

Inisiatif tersebut diharapkan dapat mendukung inovasi, pendalaman pasar, serta peningkatan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global.

Menutup rangkaian agenda pekan ini, pada Jumat (30/10), BEI resmi meluncurkan Indeks IDX Commodity 20 (IDXCMDTY20) yang mulai dihitung dan didistribusikan pada tanggal tersebut.

Indeks ini mengukur kinerja harga 20 saham perusahaan tercatat yang bergerak di bidang penghasil komoditas maupun rantai pasok industri komoditas, yang mencakup perusahaan dari industri energi, logam dan mineral, kimia, kehutanan, pertanian dan perkebunan, peternakan, serta industri pendukung dan hilirisasi komoditas.

Pemilihan saham dilakukan dengan mempertimbangkan kapitalisasi pasar dan likuiditas perdagangan, menggunakan metodologi pembobotan berdasarkan kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan porsi saham free float, dengan batas maksimum bobot setiap saham sebesar 15%.

Sejalan dengan berbagai agenda strategis tersebut, aktivitas perdagangan saham di BEI selama periode 26–30 Oktober 2026 menunjukkan koreksi pada sejumlah indikator dibandingkan pekan sebelumnya.

Rata-rata nilai transaksi harian mengalami penyesuaian sebesar 29,49% menjadi Rp14,339 triliun, dari Rp20,34 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi harian terkoreksi 20,99% menjadi 1,54 juta kali transaksi, dibandingkan 1,95 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Penyesuaian juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian sebesar 18,85% menjadi 32,428 miliar lembar saham, dari 39,959 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI mengalami perubahan sebesar 7,52% menjadi Rp8.862 triliun, dibandingkan Rp9.583 triliun pada pekan sebelumnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami terkoreksi sebesar 7,03% dan ditutup pada level 5.057,050, dibandingkan posisi 5.439,258 pada penutupan pekan sebelumnya. Adapun pada perdagangan Jumat (30/10), investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp138,71 miliar.

Secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing membukukan nilai jual bersih sebesar Rp97,921 triliun.

BEI senantiasa berkomitmen untuk memperkuat integritas, transparansi, dan tata kelola pasar modal melalui penyempurnaan kebijakan, pengembangan infrastruktur perdagangan, serta inovasi produk dan layanan.

Berbagai inisiatif tersebut diharapkan dapat menciptakan pasar modal Indonesia yang semakin kredibel, kompetitif, dan berdaya saing global, sekaligus memberikan kontribusi berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Check Also

Aset Binance Terkuras Rp114 Triliun Dalam 20 Menit, Kasus Peretasan Terbesar Di Dunia Kripto

MarketNews.id– Bursa kripto Binance diguncang serangan siber besar setelah sekitar US$6,3 miliar atau setara Rp114 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *