Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / RANS Masuk BEI Langsung ARA, Market Cap RANS Naik Jadi Rp2,87 Triliun

RANS Masuk BEI Langsung ARA, Market Cap RANS Naik Jadi Rp2,87 Triliun

MarketNews.id-PT RANS Entertaimen Indonesia Tbk (RANS) Jadi perusahaan publik untuk memperjelas bahwa insan kreatif yang menjalankan usaha ini merupakan insan kreatif yang memiliki nilai berbeda dengan perusahaan atau emiten yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dengan IPO, RANS menjawab emiten ini sudah melewati proses IPO yang begitu ketat dan semua data otentik dan sudah melewati proses klarifikasi dan audit sebagai mana perusahaan akan go publik.

Proses IPO dan resmi jadi emiten ke 10 di BEI tahun ini membuktikan RANS perusahaan profesional dan sekaligus menjawab isue RANS bukan Perusahaan tempat pejabat cuci uang.

Saat memulai transaksi perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) langsung melesat ke batas auto-rejection atas (ARA) ke posisi Rp228 per saham atau menguat 34,12 persen dari harga penawaran senilai Rp170 per saham.

Pada pencatatan perdana saham hari ini (10/7), RANS berhasil menguat optimal ke level 228, sehingga nilai kapitalisasi pasar (market cap) ikut terkerek menjadi Rp2,87 triliun. dari sebelumnya senilai Rp2,14 triliun.

Saat pelaksanaan IPO, perusahaan milik pasangan artis Raffi Farid Ahmad dan Nagita Slavina Mariana Tengker ini melepas saham ke publik sebanyak 2.525.000.000 saham bernilai nominal Rp10 per lembar atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.

Dengan harga penawaran umum perdana saham senilai Rp170 per saham, maka RANS berhasil meraup uang publik di pasar primer mencapai Rp429,25 miliar. Pada aksi korporasi ini manajemen RANS menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.

“Hari ini kami tidak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. Menjadi perusahaan publik berarti kami memilih untuk tumbuh dengan standar yang lebih tinggi, lebih transparan dan lebih bertanggung jawab kepada seluruh pemegang saham serta masyarakat Indonesia,” kata Raffi.

Rencananya, sebesar Rp29,95 miliar dari dana hasil IPO –setelah dikurangi biaya-biaya emisi– akan digunakan untuk membayar lebih awal (pelunasan dipercepat) atas seluruh pokok utang kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan sebesar Rp80 miliar untuk belanja modal (capex) atas rencana ekspansi usaha pembangunan wahana bermain dan belajar bernama Cipungland.

Sebesar Rp161,45 miliar akan digunakan untuk belanja operasional (opex) dalam rangka penyelenggaraan konser, senilai Rp35 miliar untuk membentuk suatu entitas usaha baru bersama dengan partner usaha yaitu PT Feedloop Global Teknologi dalam rangka pengembangan bisnis teknologi berbasis AI.

Kemudian sebesar Rp85 miliar akan digunakan untuk untuk ekspansi usaha melalui akuisisi kepemilikan saham pada PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina) dan sisanya akan dimanfaatkan untuk melakukan penyetoran modal kepada entitas anak RANS, yakni PT Rans Nikmat Sejahtera (RNS) yang selanjutnya digunakan untuk pengembangan usaha.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama RANS, Nagita Slavina mengatakan, pencatatan saham di BEI merupakan bagian dari upaya membangun perusahaan kreatif yang dikelola secara profesional dan mampu menciptakan nilai ekonomi jangka panjang.

Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja, serta nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Kami berharap perjalanan RANS dapat menjadi salah satu contoh bahwa hal tersebut bukan hanya mungkin, tetapi dapat diwujudkan,” papar Nagita.

Check Also

PHE OSES Mulai Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) Offshore Pertama Di Indonesia

MarketNews.id– PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) resmi memulai implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *