MarketNews.id-Kinerja dunia usaha di kuartal I 2026 akan membaik dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) diproyeksikan Naik seiring dorongan moment Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.
Dengan dasar kinerja usaha solid pada kuartal IV 2025 tetap terjaga, prospeknya akan meningkat di kuartal I 2026. Kapasitas produksi dan kondisi keuangan stabil, dengan likuiditas sehat dan akses kredit membaik.
Survei Kegiatan Dunia Usaha ( SKDU ) yang dilakukan Bank Indonesia (BI) menunjukkan kinerja dunia usaha pada triwulan keempat 2025 tetap terjaga dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 10,61 persen.
Mayoritas lapangan usaha mencatatkan kinerja positif, terutama jasa keuangan, perdagangan besar dan eceran, industri pengolahan, serta penyediaan akomodasi dan makan minum. Peningkatan aktivitas pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional ( HBKN ) Natal dan Tahun Baru turut mendorong permintaan domestik.
Kapasitas produksi terpakai tercatat stabil pada level 73,15 persen ditopang sektor pengadaan listrik dan pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, serta daur ulang.
Kondisi keuangan dunia usaha juga dinilai sehat dengan likuiditas dan rentabilitas yang baik, serta akses kredit yang semakin mudah.
BI memperkirakan SBT pada triwulan pertama 2026 akan naik menjadi 12,93 persen dengan peningkatan signifikan di sektor pertanian, industri pengolahan, transportasi dan pergudangan, serta perdagangan besar dan eceran.
“Kegiatan usaha diperkirakan naik terutama sejalan dengan peningkatan permintaan masyarakat pada periode Ramadan dan HBKN Idul Fitri 1447 H,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangannya, Senin 19 Januari 2026.
M Rizki A
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal