MarketNews.id-Akhir November lalu, Self-Regulatory Organization (SRO), yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk pertama kalinya menyelenggarakan kompetisi lari nasional bertajuk Capital Market Run 2025 di Parkir Timur GBK, Jakarta.
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-28 Pasar Modal Indonesia ini, bekerja sama dengan Indonesia Muda Road Runner (IMRR) sebagai Race Organizer.
Sebagai penyelenggaraan perdana, Capital Market Run 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan pasar modal sekaligus simbol kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan positif, serta meningkatkan kesadaran pentingnya membangun masa depan yang kuat dan berkelanjutan.
Pada hari yang sama, BEI Kantor Perwakilan Kalimantan Timur menyalurkan bantuan renovasi bagi Gereja HKBP Balikpapan Ressort Kalimantan Timur serta membagikan paket sembako dalam aksi sosial Natal bertema “Harmony of Peace”.
Aksi sosial ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat langsung bagi penerima, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa pasar modal hadir membawa harmoni, kepedulian, dan semangat berbagi bagi komunitas di Kalimantan Timur.
Menutup pekan ini tepatnya pada Jumat 5 Desember 2025 terdapat pencatatan Obligasi Berkelanjutan VII Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2025 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2025 di BEI.
Obligasi dan sukuk yang diterbitkan oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk tersebut tercatat dengan nominal sebesar Rp1.600.000.000.000 dan Rp600.000.000. Hasil pemeringkatan PT Fitch Ratings Indonesia untuk obligasi dan sukuk tersebut adalah AA+ (Double A Plus) dengan Wali Amanat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Melalui pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 654 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp536,22 triliun dan USD134,010595 juta, diterbitkan oleh 136 emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai Rp6.423,84 triliun dan USD352,10 juta. EBA sebanyak 7 emisi senilai Rp2,13 triliun.
Sepanjang pekan ini, perdagangan saham di BEI selama periode 1—5 Desember 2025 ditutup mayoritas pada zona positif.
Peningkatan tertinggi tercatat pada rata-rata frekuensi transaksi harian yaitu sebesar 2,13% menjadi 2,66 juta kali transaksi, dari 2,61 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Peningkatan turut dialami oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini, yaitu sebesar 1,46% sehingga ditutup pada level 8.632,761, naik dari posisi 8.508,706 pada pekan lalu.
Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami kenaikan sebesar 1,39% menjadi Rp15.844 triliun dari Rp15.626 triliun pada sepekan sebelumnya.
Sedangkan rata-rata volume transaksi harian Bursa pada pekan ini mengalami perubahan sebesar 8,12% menjadi 46,39 miliar lembar saham, dari 50,49 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Sedangkan rata-rata nilai transaksi harian BEI turut mengalami perubahan, yaitu sebesar 29,61 persen menjadi Rp21,34 triliun, dari
Rp30,31 triliun pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing akhir perdagangan pekan ini mencatatkan nilai beli bersih Rp381,18 miliar dan sepanjang tahun 2025 ini investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp27,09 triliun.
M Rizki A
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal