Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / MBMA Terbitkan Lagi Obligasi Dan Sukuk Senilai Rp3,1 Triliun

MBMA Terbitkan Lagi Obligasi Dan Sukuk Senilai Rp3,1 Triliun

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), menerbitkan kembali surat utang berbentuk obligasi umum dan Sukuk secara bersamaan. Total surat utang yang diterbitkan sebesar Rp3,1 triliun, terdiri dari Obligasi Rp2,1triliun dan Sukuk senilai Rp1 Triliun. Sedangkan tenor obligasi tiga tahun dan Sukuk lima tahun dengan yield 7,5-8,25 persen.

Dana obligasi dialokasikan untuk melunasi pinjaman USD121 juta ke BNGA dan kebutuhan modal kerja, sedangkan dana sukuk untuk membayar utang MTI dan operasional.

Berdasarkan laporan resmi perseroan yang dipublikasikan dalam keterbukaan informasi publik BEI, Kamis 4 Desember 2025, obligasi ditawarkan dalam dua seri, yakni Seri A sebesar Rp982,15 miliar dengan bunga tetap 7,5 persen berjangka tiga tahun, dan Seri B Rp1,12 triliun dengan bunga tetap 8,25 persen berjangka lima tahun.

Sementara itu, sukuk mudharabah juga terbagi dua seri dengan indikasi bagi hasil ekuivalen 7,5 persen untuk tenor tiga tahun dan 8,25 persen untuk tenor lima tahun.

Danang hasil obligasi akan digunakan untuk melunasi pinjaman Fasilitas B senilai USD121 juta (sekitar Rp2,02 triliun) kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA).

Kemudian sisanya untuk kebutuhan modal kerja. Sedangkan dana sukuk akan disalurkan ke anak usaha PT Merdeka Tsingshan Indonesia (MTI) untuk membayar utang proyek ekspansi fasilitas pengolahan tembaga senilai USD50 juta (sekitar Rp837,1 miliar) dan kebutuhan operasional.

Instrumen ini memperoleh peringkat idA dan idA(sy) dari Pefindo dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 10 Desember 2025.

Penjamin emisi penerbitan obligasi ini antara lain IndoPremier Sekuritas, Trimegah Sekuritas, Sucor Sekuritas, Bahana Sekuritas, dan CIMB Niaga Sekuritas, dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bertindak sebagai wali amanat.

M Rizki A

Check Also

Inflasi Maret Capai 0,41 Persen. Harga Pangan Jadi Pendorong Utama

MarketNews.id-Sepanjang Maret 2026, laju inflasi mencapai 0,41 persen. Posisi inflasi ini lebih rendah dibandingkan tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *