MarketNews.id-Pertumbuhan laba emiten sektor kesehatan dalam dua tahun ke depan diprediksi alami peningkatan sekitar tujuh persen.
Dukungan Pemerintah dalam pembukaan Rumah Sakit baru dinilai bakal mendorong pertumbuhan jumlah tempat tidur hingga 7 persen selama periode 2025-2027. Selain itu, tekanan harga dari asuransi mulai mereda hingga berpotensi kenaikan pendapatan rumah sakit.
Sektor kesehatan Indonesia diperkirakan mencatat pertumbuhan laba pada periode 2025-2027, seiring percepatan penambahan kapasitas tempat tidur rumah sakit, menurut catatan analis CGS International, Jason Chandra.
Dukungan pemerintah dalam pembukaan rumah sakit baru dinilai akan mendorong pertumbuhan jumlah tempat tidur hingga 7 persen secara CAGR selama periode tersebut.
Selain itu, tekanan harga dari perusahaan asuransi mulai mereda, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan rumah sakit. Analis itu memperkirakan pertumbuhan pendapatan mencapai 12 persen CAGR pada 2025-2027.
Bagi emiten kesehatan, laba per saham diperkirakan tumbuh sekitar 14 persen CAGR –kemungkinan menjadi yang tertinggi di antara perusahaan tercatat lainnya dalam indeks IHSG .
Dengan prospek tersebut, analis tersebut menaikkan rekomendasi sektor kesehatan menjadi overweight dari sebelumnya netral.
Emiten Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) disebut sebagai pilihan utama karena valuasinya dinilai menarik.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal