MarketNews.id-Bank papan atas dan bank papan tengah selain milik BUMN, hampir sebagian besar sudah bermitra dengan bank asing. Bahkan sebagai besar mitra asing bank papan atas dan menengah, pihak asing sudah menjadi pengendali bank.
Bank of Singapore belum lama ini sudah resmi menjadi pemegang saham Bank Capital Indonesia Tbk (BACA), lewat pembelian langsung di pasar sebanyak 2,8 miliar saham senilai Rp470,4 Miliar atau setara 14,03 persen. Hingga saat ini, pihak Bank of Singapore belum berniat menjadi pengendali dan tidak berniat mengambil alih kepemilikan di BACA.
Struktur kepemilikan PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA), mengalami perubahan signifikan setelah masuknya Bank of Singapore Limited sebagai pemegang saham utama.
Kehadiran lembaga keuangan yang berbasis di Singapura itu menandai salah satu transaksi besar di saham emiten perbankan ini menjelang akhir tahun.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham perusahaan terbuka yang disampaikan melalui Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 24 Desember 2025, Bank of Singapore membeli 2,8 miliar saham BACA. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp470,40 miliar.
Dalam laporan tersebut dijelaskan, sebelum transaksi berlangsung, Bank of Singapore sama sekali tidak memiliki saham BACA.
Setelah transaksi rampung, Bank of Singapore kini menggenggam 14,033 persen saham beserta hak suara di BACA, menjadikannya sebagai pemegang saham besar di emiten tersebut.
Aksi pembelian saham dilakukan melalui transaksi langsung dengan jenis saham biasa. Harga pelaksanaan ditetapkan Rp168 per lembar. Transaksi pembelian saham ini diketahui terjadi pada 19 Desember 2025.
Dalam dokumen laporan kepemilikan saham, turut disebutkan nama GIA Ventures Pte Ltd sebagai pihak yang memiliki keterkaitan atau afiliasi dalam transaksi tersebut.
Meski demikian, Bank of Singapore Limited tetap menjadi pihak yang secara resmi dilaporkan sebagai pemilik saham kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Meski kepemilikannya melampaui ambang batas 5 persen, Bank of Singapore menegaskan bahwa pihaknya tidak berstatus sebagai pemegang saham pengendali BACA.
Perusahaan juga menyatakan tidak memiliki niat maupun rencana untuk mengambil alih pengendalian BACA dalam periode pelaporan yang disampaikan kepada otoritas dan publik.
M Rizki A
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal