MarkeyNews.id-Bisnis otomotif dan turunannya, belakangan ini masih belum pulih terkait dengan lemahnya saya beli masyarakat dalam setahun terakhir ini.
Disaat pasar melemah, PT Dharma Polimetal, emiten komponen otomotif milik TP Rachmat mantan Dirut PT Astra Int ini justru akan lakukan ekspansi usaha dengan membeli perusahaan komponen otomotif asal Malaysia.
Dari sisi nilai, mungkin tidak terlalu besar atau signifikan yang memerlukan persetujuan pemegang saham publik. Tapi dari sisi bisnis, akuisisi ini akan memperkuat posisi DRMA di industri manufaktur komponen plastik untuk otomotif.
President Direktur Dharma Polimetal (DRMA) Irianto Santoso mengungkap, rencana perseroan untuk mengakuisisi 82% saham PT Mah Sing Indonesia (MSI) dengan nilai transaksi sekitar Rp 41 miliar.
“Saat ini kami berada pada tahap awal penyelesaian dokumen dan proses hukum terkait akuisisi PT MSI,” ujar Irianto Santoso dalam keterangan resmi, Kamis 20 November 2025.
PT MSI merupakan anak perusahaan dari Mah Sing Group Berhad, sebuah kelompok usaha konglomerasi asal Malaysia yang memiliki portofolio bisnis luas meliputi sektor properti, industri plastik, dan manufaktur.
Dia mengatakan, langkah akuisisi tersebut tentunya akan memperkuat posisi Dharma Polimetal (DRMA) di industri manufaktur komponen plastik untuk kendaraan roda empat (4W).
“Akuisisi ini juga sejalan dengan strategi inovasi perusahaan dalam meningkatkan diversifikasi dan ekspansi bisnis,” tambahnya.
Sementara itu, manajemen Dharma Polimetal (DRMA) optimistis perseroan akan dapat meraih target penjualan sebesar Rp 6 triliun pada tahun 2025.
Pada periode Januari-September 2025, penjualan DRMA tercatat tumbuh 9,20% ( year on year /YoY) menjadi Rp 4,39 triliun. Sedangkan, laba bersih meningkat 1,69% YoY menjadi Rp 428,11 miliar.
Segmen roda dua (2W) yang mencatatkan penjualan sebesar Rp 2,72 triliun, merupakan kontributor utama pendapatan DRMA.
Segmen 2W ini menyumbang 62% dari total penjualan konsolidasi DRMA, didukung oleh inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan pangsa pasar yang turut mendorong pertumbuhan kinerja secara keseluruhan.
Sementara itu, saham DRMA hari ini sudah bergerak menanjak 1,99% ke harga Rp 1.025 per saham pada perdagangan Jumat 21 November 2025.
M Rizki A
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal