Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Delta Dunia Makmur Tbk Ubah Rugi Tahun 2020 Jadi Laba USD280, 55 Ribu Di 2021

PT Delta Dunia Makmur Tbk Ubah Rugi Tahun 2020 Jadi Laba USD280, 55 Ribu Di 2021

Marketnews,id Diantara perusahaan tambang batubara, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) salah satu emiten tambang batubara yang raihan labanya paling minim dibanding emiten tambang batubara lainnya. Meskipun begitu, perseroan sepanjang tahun lalu mampu meningkatkan pendapatan hingga 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Relatif minimnya laba yang diraih perseroan sebesar USD280, 55 ribu sudah membalikkan posisi dari rugi bersih sebesar USD23, 44 juta.

Sepanjang 2021, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mampu membalikkan kinerja keuangan menjadi positif, tercermin dari perolehan laba bersih senilai USD280,55 ribu dibanding setahun sebelumnya yang mencatatkan rugi bersih sebesar USD23,44 juta.


Berdasarkan laporan keuangan DOID yang dipublikasi di Jakarta, Kamis 21 April 2022, jumlah pendapatan perseroan di 2021 mencapai USD910,54 juta atau mengalami kenaikan dibanding pada 2020 yang sebesar USD601,69 juta.


Seiring dengan peningkatan pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan yang dicatatkan DOID di sepanjang 2021 meningkat menjadi USD775,68 juta dari USS549,69 juta. Sehingga, laba bruto untuk Tahun Buku 2021 menjadi USD134,86 juta.


Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan yang dibukukan DOID untuk periode yang berakhir 31 Desember 2021 senilai USD8,02 juta atau berbalik positif dibanding setahun sebelumnya yang mencatatkan rugi sebelum pajak penghasilan sebesar USD24,36 juta.


Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2021 yang sebesar USD7,74 juta, maka jumlah laba tahun berjalan DOID menjadi senilai USD280,55 ribu. Sedangkan besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga tercatat senilai USD280,55 ribu. Pada 2020, DOID mencatatkan rugi bersih sebesar USD23,44 juta.


Per 31 Desember 2021, total liabilitas DOID tercatat melambung menjadi USD1,37 miliar dari USD710,72 juta per 31 Desember 2020. Sedangkan, total ekuitas hingga akhir Desember 2021 tercatat sebesar USD265,66 juta atau lebih tinggi dibanding per akhir Desember 2020 yang senilai USD263,73 juta.

Check Also

Komitmen Pemerintah Lakukan Reformasi Pasar Modal, Berpotensi Indeks  Naik Ke Level 8.210

MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)’ melanjutkan penguatan pada perdagangan siang ini dan berhasil bergerak di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *