Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Laba Bersih Siloam International Hospitals Tbk Anjlok 32 Persen Jadi Rp102 Miliar Di Kuartal I 2022

Laba Bersih Siloam International Hospitals Tbk Anjlok 32 Persen Jadi Rp102 Miliar Di Kuartal I 2022

Marketnews.id Sejalan dengan terus menurun jumlah pasien covid-19 , pendapatan Siloam international juga ikut turun. Bila pada Kuartal pertama tahun lalu, kontribusi dari pasien Covid mencapai 18 persen dari pendapatan, kuartal pertama tahun ini berkurang jadi 2,9 persen. Meskipun tidak mengalami kerugian, emiten rumah sakit miliki Lippo Grup ini mencacatkan laba bersih sebesar Rp 102 miliar.

Siloam International Hospitals Tbk meraup laba bersih Rp102 miliar sepanjang kuartal I 2022, turun 32,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp143,89 miliar.


Presiden Direktur Siloam Darjoto Setyawan mengatakan adanya kinerja Siloam yang tetap kuat pada tiga bulan pertama tahun ini, meski terdampak oleh varian Omicron.


“Seiring dengan meredanya pandemi COVID-19, kami semakin fokus untuk menjalankan berbagai macam inisiatif pertumbuhan,” ujar Darjoto lewat keterangan di Jakarta, Jumat 29 April 2022.


Pertumbuhan bisnis non-COVID Siloam tetap stabil selama periode kuartal I 2022 meskipun terdampak oleh varian Omicron.


Pertumbuhan pendapatan pada periode tersebut bisa lebih kuat apabila tidak ada varian Omicron. Jumlah pasien COVID yang dirawat di rumah sakit cukup rendah pada varian Omicron.


Pendapatan dari KMK atau reimbursement pemerintah atas perawatan pasien COVID berkontribusi 2,9 persen dari total pendapatan pada kuartal I 2022, dibandingkan dengan 18,3 persen pada kuartal I 2021.


Meskipun demikian, hal itu tetap berdampak terhadap penurunan volume pasien pada Februari 2022.
“Dilanjutkan dengan pemulihan yang cepat pada bulan Maret dan kami berharap peningkatan ini akan terus berlanjut,” kata Darjoto.


Siloam mencatat pendapatan sebesar Rp1,75 triliun pada kuartal I 2022, menurun 8,7 persen dibandingkan dengan kuartal I 2020.


Emiten berkode saham SILO itu juga mencatat EBITDA sebesar Rp409 miliar pada kuartal I 2022, menurun 15,4 persen dibandingkan dengan kuartal I 2021.


Marjin EBITDA pada kuartal I 2022 tetap berada di angka 23,4 persen dengan 190 poin lebih rendah dibandingkan dengan 25,3 persen pada kuartal I 2021.


Darjoto menambahkan, Siloam terus berinvestasi untuk meningkatkan kemampuan medis perseroan selama pandemi dan berhasil melangkah maju pada 2022.


“Saya sangat optimis terhadap berbagai peluang yang akan datang di tahun ini. Kami akan melayani lebih banyak pasien dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya dan kami akan terus mendorong kinerja finansial kami dan menumbuhkan kepercayaan investor,” ujar Darjoto.

Check Also

BEI Siap Catatkan Dua Emiten Baru Di Awal Perdagangan Pasca Libur Lebaran 2024

MarketNews.id Awal perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 16 April 2024 akan berbarengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *