Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / AKR Corporindo Tbk (AKR) Akan Bagikan Dividen Final 2021 Sebesar Rp 17 Per Saham

AKR Corporindo Tbk (AKR) Akan Bagikan Dividen Final 2021 Sebesar Rp 17 Per Saham

Marketnews.id Pemegang saham PT AKR Corporindo Tbk (AKR) bulan depan akan menerima dividen final sebesar Rp 17 per saham dari total Rp29 per saham yang telah diputuskan dalam Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Seperti diketahui, sebelumnya AKR sudah mengeluarkan dividen interim sebesar Rp 12 per saham. Dividen yang diterima pemegang saham AKR merupakan 51,5 persen dari laba bersih yang diraih perseroan tahun 2021 sebesar Rp 1,11 triliun.

Kabar gembira datang dari PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) lantaran para pemegang saham perseroan bakal menerima dividen dari laba bersih tahun 2021.


Adapun AKRA telah menyetujui pembagian dividen sebesar Rp572,4 miliar atau setara dengan Rp29 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).


Menurut Direktur dan Sekretaris Perusahaan AKRA, Suresh Vembu, jumlah tersebut merupakan 51,5 persen dari laba bersih AKRA 2021 sebesar Rp1,11 triliun. “Cash dividend sebesar Rp29 per saham akan dibayarkan kepada pemegang saham setelah dikurangi dividen interim yang telah dibayarkan,” kata Suresh dalam keterangan resmi seperti, Kamis 28 April 2022.


Sebelumnya, perseroan telah membagikan dividen interim Rp12 per lembar saham pada tanggal 19 Agustus 2021. Sisa dividen sebesar Rp17 per lembar saham akan dibayar pada tanggal 24 Mei 2022.

Adapun jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 17 Mei 2022. Lalu, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 18 Mei 2022.


Selanjutnya, cum dividen di pasar tunai pada 19 Mei 2022, dan ex dividen di pasar tunai 20 Mei 2022. Kemudian, recording date dividen pada 19 Mei 2022 dan pembayaran dividen tunai pada 24 Mei 2022.


Sepanjang 2021, AKRA tercatat membukukan peningkatan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan dan pendapatan sewa sebesar Rp25,7 triliun di 2021. Pendapatan tersebut meningkat 45,11 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp17,7 triliun.


Dalam laporan keuangannya, beban pokok penjualan dan pendapatan perseroan juga meningkat 49,44 persen dari Rp15,6 triliun di 2020, menjadi Rp23,4 triliun di 2021. Meski beban pokok meningkat, perseroan tercatat masih mampu membukukan laba bruto 11,96 persen menjadi Rp2,29 triliun, dari Rp2,04 triliun secara tahunan atau year-on-year (yoy).


Dengan kinerja tersebut, perseroan mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp1,11 triliun. Laba bersih ini naik 20,22 persen dari Rp925 miliar secara tahunan.

Check Also

Antisipasi Kebutuhan Idulfitri, Pertamina Tambah 7,36 Juta Tabung LPG 3 Kilo.

MarketNews.id Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, telah menambah pasokan LPG 3 kilogram …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *