Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Listing 4 Emiten Sekaligus Dicatatkan. 3 Emiten Langsung Masuk Zona Merah Di Awal Perdagangan

Listing 4 Emiten Sekaligus Dicatatkan. 3 Emiten Langsung Masuk Zona Merah Di Awal Perdagangan

Marketnews.id Buat emiten baru, tercatat sebagai emiten di tahun ini merupakan suatu kebanggaan. Paling tidak, saat dicatatkan posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di atas 600 seperti sebelum terjadi pendemi.

Hari ini Senin, 6 Desember 2021 empat emiten baru sekaligus dicatatkan secara berurutan sebagai emiten ke 44 hingga emiten ke 47 sepanjang tahun ini. Sayangnya, hanya satu emiten hingga penutupan perdagangan sesi pertama yang mampu mengalami peningkatan harga. Tiga emiten baru lainnya, harganya tertahan dan menurun dari harga perdana saat di catatkan.

Saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, tiga saham dari empat perusahaan yang melantai di Bursa justru terperosok ke zona merah di awal transaksi hari ini.


Ketiga emiten baru yang mengalami koreksi harga saham adalah, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) dan PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS).


Sedangkan, saham PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) yang dicatat di Papan Akselerasi mampu menyentuh batas atas titik autorejection atau menguat 10 persen ke level Rp154 dari harga penawaran Rp140 per saham. Volume transaksi WGSH tercatat 105.254 lot, sehingga nilai transaksi di awal perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp1,62 miliar.


Pada pelaksanaan IPO, WGSH menawarkan saham ke masyarakat sebanyak 208,5 juta lembar bernilai nominal Rp20 per saham, sedangkan harga penawaran senilai Rp140 per saham. Sehingga, WGSH bisa meraup dana masyarakat melalui IPO senilai Rp29,19 miliar.


Pada awal sesi perdagangan pagi ini, CMRY terkoreksi ke level Rp2.870 dari harga penawaran Rp3.080 per saham. Sedangkan, harga WMPP menurun ke level Rp149 dari harga penawaran Rp160 per saham dan harga TAYS terkoreksi ke level Rp344 dari harga penawaran Rp360 per saham.


Sebagaimana diketahui, TAYS melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) sebanyak 240,3 juta lembar bernilai nominal Rp50 per saham, dengan harga penawaran Rp360 per saham. Sehingga, perolehan dana hasil IPO sebesar Rp86,51 miliar.


Dana yang diperoleh dari hasil IPO TAYS ini sebagian besar akan digunakan untuk belanja modal, dengan rincian 53,69 persen untuk pembangunan pabrik baru, sebesar 38,29 persen untuk pembelian dan instalasi mesin produksi dan sisanya untuk keperluan modal kerja.


Sementara itu, IPO CMRY menawarkan saham sebanyak 1.190.203.000 lembar bernilai nominal Rp10 per saham, sedangkan harga penawaran sebesar Rp3.080 per saham. Sehingga, CMRY bisa meraup dana masyarakat sebesar Rp3,67 triliun.


Adapun WMPP menawarkan saham kepada publik sebanyak sebanyak 4.419.000.000 lembar bernilai nominal Rp20 per saham, sedangkan harga penawaran senilai Rp160 per saham. Sehingga, WMPP bisa meraup dana IPO sebesar Rp707,04 miliar.

Check Also

BI Teken Kerjasama Dengan Otoritas Moneter Singapura Untuk Tangkal Money Laundry Dan Inovasi Pembayaran

Marketnews.id Kerjasama antara Bank Sentral Indonesia (BI) dan Monetery Authority of Singapore (MAS) semakin intens …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *