Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Laba PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Naik 25 Persen Jadi Rp 1,08 Triliun Di Kuartal III 2021

Laba PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Naik 25 Persen Jadi Rp 1,08 Triliun Di Kuartal III 2021

Marketnews.id Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TOWR) berhasil menoreh peningkatan pendapatan yang diikuti oleh peningkatan laba bersih yang diperoleh oleh perusahaan penyedia jasa tower buat industri telekomunikasi selular.

Peningkatan kinerja di atas, tidak lepas dari terus meningkatnya trafik penggunaan telepon seluler dan penggunaan aplikasi lainnya yang menggunakan jasa telekomunikasi.

Selama sembilan bulan pertama 2021, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berhasil membukukan laba bersih mencapai Rp1,08 triliun atau mengalami kenaikan dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp747,47 miliar.


Berdasarkan laporan keuangan TBIG yang ditelaah secara terbatas, jumlah pendapatan perseroan selama sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp4,56 triliun atau mengalami pertumbuhan dibanding periode yang sama di 2020 sebesar Rp3,94 triliun.


Seiring dengan peningkatan pendapatan tersebut, jumlah beban pokok pendapatan per Kuartal III-2021 tercatat meningkat menjadi Rp1,14 triliun dari Rp738,76 miliar per Kuartal III-2020. Sehingga, laba bruto TBIG selama sembilan bulan pertama di 2021 menjadi Rp3,43 triliun.


Sementara itu, beban usaha per Kuartal III-2021 tercatat sebesar Rp318,67 miliar. Maka, laba operasi TBIG selama sembilan bulan pertama tahun ini menjadi Rp3,11 triliun atau lebih tinggi dibanding periode yang sama di 2020 sebesar Rp2,88 triliun.


Adapun jumlah laba sebelum pajak penghasilan untuk periode yang berakhir 30 September 2021 tercatat sebesar Rp1,31 triliun atau lebih besar dibanding periode yang sama di 2020 senilai Rp1,06 triliun.


Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) per Kuartal III-2021 yang sebesar Rp189,37 miliar, maka laba periode berjalan yang dicatatkan TBIG selama sembilan bulan pertama tahun ini menjadi Rp1,12 triliun.

Sedangkan, besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per Kuartal III-2021 adalah sebesar Rp1,08 triliun.


Hingga akhir September 2021, total liabilitas TBIG tercatat meningkat menjadi Rp31,98 triliun dari posisi per 31 Desember 2020 yang senilai sebesar Rp27,22 triliun.

Sedangkan, total ekuitas hingga akhir Kuartal III-2021 tercatat Rp9,6 triliun atau lebih tinggi dibanding per akhir Desember 2020 yang sebesar Rp9,3 triliun.

Check Also

BI Teken Kerjasama Dengan Otoritas Moneter Singapura Untuk Tangkal Money Laundry Dan Inovasi Pembayaran

Marketnews.id Kerjasama antara Bank Sentral Indonesia (BI) dan Monetery Authority of Singapore (MAS) semakin intens …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *