Home / Korporasi / BUMN / PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) Hingga September 2021Mampu Raih Laba Bersih Sebesar Rp853 Miliar

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) Hingga September 2021Mampu Raih Laba Bersih Sebesar Rp853 Miliar

Marketnews.id Setelah lebih dari delapan tahun berturut turut alami kerugian, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) optimistik akan menoreh lembaran baru dengan capaian baru meraih laba bersih sebesar Rp 853 miliar pada kuartal ketiga tahun ini.

Hingga akhir tahun buku 2021, perusahaan produsen lembaran baja dan besi ini berharap akan meraih laba bersih secara signifikan. Optimisme ini didasarkan perusahaan pelat merah ini telah mengoptimalkan kinerja anak usaha yang diharapkan secara konsolidasi akan memperkokoh kinerja KRAS dimasa mendatang.

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) terus mencetak kinerja positif setelah 8 tahun merugi, sampai dengan kuartal III/2021 perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp853 miliar.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim menjelaskan secara volume, angka penjualan produk baja utama yaitu Hot Rolled Coil dan Cold Rolled Coil serta produk pipa baja, Long Product maupun pelat baja mengalami peningkatan 26,9 persen menjadi 1.592.282 ton dibandingkan dengan periode sama pada 2020 sebesar 1.162.532 ton.

“Keuntungan yang diperoleh Krakatau Steel disebabkan oleh peningkatan penjualan, peningkatan efisiensi serta kontribusi anak perusahaan yang merupakan hasil transformasi secara menyeluruh di Krakatau Steel Group,” ungkapnya, Minggu, 31 Oktober 2021.


Nilai penjualan perseroan tercatat sebesar Rp23 triliun pada kuartal III/2021, meningkat 41,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan penjualan ini disebabkan karena penetrasi produk KRAS ke pasar semakin baik dengan program digitalisasi, customer engagement, dan hilirisasi.

Penjualan produk hilirisasi juga mengalami peningkatan volume penjualan sebesar 86,7 persen menjadi sebesar 13.181 ton hingga kuartal/III 2021 dibandingkan periode yang sama pada 2020 sebesar 1.743 ton.

Pada periode ini Krakatau Steel juga mampu menurunkan fixed cost hingga 11 persen menjadi Rp845,4 miliar dan variable cost hingga 11 persen menjadi Rp816,7 miliar jika dibandingkan dengan periode hingga September 2020.


“EBITDA Krakatau Steel juga meningkat 56,1 persen dengan nilai EBITDA pada kuartal III 2021 ini sebesar Rp1,7 triliun dibandingkan dengan EBITDA di periode yang sama pada 2020 yang sebesar Rp745,1 miliar,” jelas Silmy.

Sepanjang 2021 Krakatau Steel telah mencatatkan kinerja positif yang terus meningkat. Tren ini membuat manajemen Krakatau Steel optimistis pada 2021 akan membukukan kinerja yang baik.

“Krakatau Steel saat ini semakin sehat, semakin efisien, sehingga kami semakin kompetitif. Kami siap untuk terus meraih capaian yang lebih tinggi lagi,” katanya.

Check Also

OJK Minta Perbankan Percepat Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)

Marketnews.id Perlahan tapi pasti, kinerja perbankan nasional sejak hadirnya pendemi Covid-19 dua tahun lalu berangsur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *