Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Bukalapak Tawarkan Saham Pada Harga Rp750-Rp 850. Berminat?

Bukalapak Tawarkan Saham Pada Harga Rp750-Rp 850. Berminat?

Marketnews.id Pecah telur buat perusahaan Marketplace Unicorn akhirnya terjadi juga dalam waktu dekat. PT Bukalapak.com Tbk sudah mulai menawarkan sahamnya kepada publik mulai hari ini sebanyak 25.765.504.851 lembar saham dengan harga berkisar antara Rp 750 hingga Rp 850 per lembar saham.

Dari hasil penjualan saham ini, perusahaan akan meraih dana segar sekitar Rp 19 triliun hingga Rp 21 triliun. Jumlah saham yang dijual kepada masyarakat luas ini sebanyak 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Menarikkah saham ini dijadikan instrumen investasi buat Investor saham.

PT Bukalapak.com Tbk ( BUKA ) berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan melepas saham sebanyak-banyaknya 25.765.504.851 lembar dengan harga penawaran berkisar Rp750-Rp850 per saham.


“IPO Bukalapak merupakan sebuah tonggak sejarah bagi industri teknologi dan pasar modal di Indonesia. Untuk pertama kalinya sebuah perusahaan start-up teknologi unicorn akan mencatatkan sahamnya di BEI dan sahamnya dapat dimiliki oleh masyarakat luas,” ujar Presiden Direktur Bukalapak, Rachmat Kaimuddin saat Public Expose IPO BUKA di Jakarta, Jumat (9/7).


Jumlah saham Bukalapak yang akan dilepas kepada publik tersebut setara dengan sebanyak-banyaknya 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. Saham ini ditawarkan kepada masyarakat pada kisaran harga Rp750-Rp850 per lembar.


Dari hasil IPO perseroan akan memperoleh dana segar sekitar Rp19,32 triliun-Rp21,9 triliun. Pada aksi korporasi ini, manajemen Bukalapak menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sedangkan selaku penjamin emisi efek adalah PT UBS Sekuritas Indonesia dan PT Mirae Asset Sekuritas.


Pada Prospektus Ringkas Bukalapak menyebutkan, risiko yang dihadapi perseroan adalah, Bukalapak memiliki riwayat kerugian bersih dan perseroan mungkin tidak mencapai profitabilitas di masa depan. Sedangkan, risiko terkait investasi pada saham BUKA , yaitu tidak likuidnya saham yang ditawarkan dalam IPO.


Selain itu, prospektus Bukalapak juga menyampaikan bahwa perseroan tidak menerbitkan surat kolektif saham dalam IPO ini, tetapi saham-saham tersebut akan didistribusikan secara elektronik yang akan diadministrasikan dalam penitipan kolektif di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia ( KSEI ).


Masa penawaran awal saham IPO BUKA dilakukan pada 9-19 Juli 2021. Perseroan berharap bisa mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 26 Juli 2021. Sehingga, masa penawaran umum perdana saham bisa dilaksanakan pada 28-30 Juli 2021.


Adapun tanggal penjatahan akan dilakukan pada 3 Agustus 2021 dan tanggal pendistribusian saham secara elektronik pada 5 Agustus 2021. Maka, manajemen Bukalapak berharap saham perseroan dengan kode BUKA bisa dicatatkan di BEI pada 6 Agustus 2021.

Check Also

Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Raih Kenaikan Laba Bersih Di 2021 Jadi Rp 3,03 Triliun

Marketnews.is Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) catat debut pertamanya setelah merger dengan bank syariah milik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *