Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / BEI Suspensi Saham MSIN Dan Pantau Empat Saham Lainnya

BEI Suspensi Saham MSIN Dan Pantau Empat Saham Lainnya

Marketnews.id Sistem alarm penyelenggara perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), memberikan sinyal agar manajemen menghentikan sementara perdagangan saham PT MNC Studios Internasional Tbk (MSIN). Penghentian sementara perdagangan saham MSIN di pasar reguler dan tunai untuk memberikan kesempatan buat pemegang saham yang lain dalam mempertimbangkan keputusan berinvestasi pada saham MSIN.

Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT MNC Studios International Tbk (MSIN), serta memantau pergerakan empat saham lainnya yang mengalami kenaikan tidak wajar.


Berdasarkan pengumuman BEI yang dikutip di Jakarta, Senin (5/6), Bursa menghentikan sementara transaksi saham MSIN pada perdagangan hari ini di pasar regular maupun pasar tunai.


“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham MSIN, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham MSIN pada perdagangan 5 Juli 2021,” demikian disebutkan Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan dalam pengumuman Bursa.


Lebih jauh Lidia menyebutkan, suspensi perdagangan saham MSIN tersebut dilakukan di pasar regular dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi para pelaku pasar dalam mempertimbangkan keputusan berinvestasi pada saham MSIN.


Selain itu, saat ini BEI juga sedang mencermati perkembangan pola transaksi empat saham, karena terjadi peningkatan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Adapun empat saham tersebut adalah Efek milik PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY), PT Mitra Investindo Tbk (MITI), PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) dan PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA).


Namun demikian, menurut Lidia, pengumuman UMA tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya UMA atas empat saham itu, saat ini bursa sedang mencermati perkembangan pola transaksi keempat saham tersebut.


BEI berharap agar investor memperhatikan jawaban keempat emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten-emiten itu dalam keterbukaan informasi perseroan dan mengkaji kembali rencana corporate action para emiten yang belum mendapatkan persetujuan RUPS .


Selain itu, BEI juga berharap agar para investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan untuk berinvestasi.

Check Also

Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Raih Kenaikan Laba Bersih Di 2021 Jadi Rp 3,03 Triliun

Marketnews.is Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) catat debut pertamanya setelah merger dengan bank syariah milik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *