Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Darma Henwa Tbk Siapkan Saham Baru Sebanyak 5,8 Miliar Lembar Buat Bayar Utang

PT Darma Henwa Tbk Siapkan Saham Baru Sebanyak 5,8 Miliar Lembar Buat Bayar Utang

Marketnews.id Banyak manfaat atau benefit menjadi perusahaan publik. Salah satunya adalah, dapat menerbitkan saham baru yang sengaja dikeluarkan untuk menambah modal perusahaan. Saham baru tersebut ditawarkan kepada pihak tertentu seperti kreditur atau pemberi utang atau pemberi pinjaman kepada perusahaan. PT Darma Henwa Tbk, berencana akan melakukan penawaran terbatas atau private placement sebanyak 5.870.821.080 lembar saham baru dengan harga nominal Rp 50 per saham. Seluruh dana yang didapat dari private placement ini akan digunakan untuk membayar utang perseroan.

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berencana menerbitkan sebanyak 5.870.821.080 saham biasa Seri B melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMT-HMETD) alias private plecement untuk membayar utang kepada Highrank Investment Limited sebesar USD23.800.626.


Berdasarkan keterangan DEWA yang dipublikasi di Jakarta, Senin (25/1), saham sebanyak 5,87 miliar tersebut memiliki nilai nominal Rp50 per lembar, sedangkan harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp60 per lembar.


Sehingga, nilai transaksi dari aksi korporasi ini mencapai Rp352,25 miliar atau setara dengan USD23,8 juta yang menggunakan kurs Rp14.800 per dolar AS. Rencananya, DEWA akan menggunakan dana tersebut untuk membayar kewajiban kepada Highrank Investment.


Dana yang diperoleh Darma Henwa dari utang yang akan dikonversi menjadi saham itu telah sepenuhnya digunakan oleh perseroan untuk pengembangan proyek di Aceh.


“Pemberi pinjaman (Highrank Investment) telah menyetujui untuk menerima penyelesaian atas kewajiban perseroan (DEWA) tersebut dengan menerima saham Seri B yang memiliki nilai nominal Rp50 per saham,” demikian disebutkan dalam keterbukaan informasi DEWA.


Menajemen DEWA menyebutkan, pelaksanaan transaksi PMT-HMETD akan terlebih dahulu meminta persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ( RUPS -LB) yang direncanakan berlangsung di Jakarta, pada Rabu, 27 Januari 2021.

Check Also

Fitch : Pemulihan Fiskal Global 2022-2023 Melambat. Inflasi dan Kenaikan Harga Buat Dilema Bank Sentral

Marketnews.id Lembaga pemeringkat Fitch Rating memprediksi, pertumbuhan ekonomi global akan mengalami pelambatan lantaran ada konflik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *