Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Panca Mitra Multiperdana Tbk Jadi Emiten Ke 50 Tahun Ini Di BEI

PT Panca Mitra Multiperdana Tbk Jadi Emiten Ke 50 Tahun Ini Di BEI

Marketnews.id Perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan udang, memang belum banyak yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meskipun begitu, emiten pengolahan udang yang sudah tercatat di bursa memiliki kinerja yang baik. Jadi tidak heran bila saham emiten PT Panca Mitra MultiperdanaTbk juga cukup banyak diminati saat dicatatkan perdana di lantai bursa.

Saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, harga saham PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) bergerak fluktuatif dalam tren menguat, bahkan harga saham sempat menyentuh level Rp420 atau menguat 25 persen di menit awal perdagangan.


Harga saham PMMP bernilai nominal Rp100 per lembar yang ditawarkan Rp336 per saham tersebut langsung melonjak ke posisi Rp370 dan bertahan di atas Rp400 per saham. Pada transaksi di menit ke-15 volume transaksi PMMP mencapai 176.963 lot, sehingga nilai transaksi PMMP tercatat sebesar Rp7,1 miliar.


Pada pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO), perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan udang ini menunjuk PT Sinarmas Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Dengan pencatatan perdana saham ini, maka PMMP tercatat sebagai emiten ke-50 di BEI untuk sepanjang 2020.


Panca Mitra melepas saham ke publik sebanyak 353 juta lembar atau setara dengan 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Dengan harga penawaran senilai Rp336 per saham, maka melalui IPO ini PMMP mampu meraup dana masyarakat sebesar Rp118,6 miliar.


Rencananya, sebesar 66,5 persen dari dana hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal (capex) PMMP berupa pembangunan konstruksi pabrik baru atau pabrik ke-8, serta pembelian mesin maupun fasilitas penunjangnya.

Sedangkan, sebesar 33,5 persen akan digunakan untuk modal kerja perseroan, yakni untuk yang pembelian bahan baku udang dan bahan baku pelengkap produksi.


Menurut Direktur Utama PMMP, Martinus Soesilo di Jakarta, Jumat (18/12), aksi korporasi ini merupakan langkah perseroan untuk melakukan ekspansi usaha yang bertujuan meningkatkan kinerja PMMP, terutama melalui pembangunan konstruksi pabrik ke-8 yang akan mendorong kapasitas produksi dan penambahan varian produk.


“Pembangunan pabrik ke-8 kami, rencananya akan dimulai pada Januari 2021. Lahannya pun sudah kami siapkan, sehingga kami dapat langsung memulai pembangunannya pada bulan depan,” pungkas Martinus.

Check Also

BEI Siap Catatkan Dua Emiten Baru Di Awal Perdagangan Pasca Libur Lebaran 2024

MarketNews.id Awal perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 16 April 2024 akan berbarengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *