Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Bumi Serpong Damai Siap Tambah Modal Via Private Placement 1,92 Miliar Saham

PT Bumi Serpong Damai Siap Tambah Modal Via Private Placement 1,92 Miliar Saham

Marketnews.id Banyak memang kelebihan bila menjadi perusahaan pubik. Salah satunya bila perlu menambah modal cukup mengeluarkan saham baru untuk dibeli oleh pemegang saham lama. Bila tidak habis terjual, bisa ditawarkan kepada pemegang saham lainnya. PT Bumi Serpong Damai Tbk, misalnya, akan melakukan penawaran saham terbatas kepada pemegang sahamnya sebanyak 1,92 Miliar saham.

Guna memperkuat struktur permodalan dan pengembangan proyek, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMT-HMETD/private placement) dengan jumlah saham tambahan sebanyak 1.924.669.620 lembar.


Menurut Direktur BSDE, Hermawan Wijaya nominal saham PMT-HMETD tersebut senilai Rp100 per lembar dengan harga pelaksanaan mencapai Rp640 per lembar, sehingga total dana yang akan diperoleh Bumi Serpong Damai mencapai Rp1,23 triliun.


“Dana hasil penerbitan saham baru ini akan kami gunakan untuk memperkuat struktur modal, pengembangan proyek dan infrastruktur, serta cadangan dana operasional,” kata Hermawan di Tangerang, Kamis (18/6).


Dia menyebutkan, saham private placement yang sebesar 10 persen dari modal disetor BSDE tersebut akan dibeli oleh dua perusahaan terafiliasi, yakni PT Paraga Artamida sebanyak 1.347.268.734 lembar dan PT Ekacentra Usahamaju sebanyak 577.400.886 lembar.


Sebelumnya, kepemilikan Paraga Artamida di BSDE sebesar 26,57 persen, sedangkan kepemilikan Ekacentra Usahamaju sebanyak 25,01 persen. Sehingga, setelah pelaksanaan PMT-HMETD ini kepemilikan masing-masing perusahaan di BSDE menjadi 30,52 persen dan 25,46 persen.


Saham tambahan tersebut akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 26 Juni 2020. Adanya saham tambahan itu, maka jumlah saham ditempatkan BSDE menjadi 21.171.365.812 lembar. “Dengan penambahan modal ini, perusahaan akan mampu memperkokoh posisi di industri properti nasional,” ucap Hermawan.

Check Also

Erick Thohir : Pembelian Dolar Dilakukan Secara Optimal, Terukur Dan Sesuai Kebutuhan

MarketNews.id Tingkat inflasi di US yang sulit turun salah satunya dipicu oleh kenaikan harga energy. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *