Home / Otoritas / Otoritas Jasa Keuangan (page 156)

Otoritas Jasa Keuangan

Pelaku Pasar Minta Batasan ARA Pencatatan Saham Perdana Dua Kali Lipat Saat Ini.

MarketNews.id- Pelaku pasar meminta regulator bursa untuk mempertimbangkan pemberlakukan auto rejection atas (ARA) atau batas atas penawaran beli dua kali lipat bagi pencatatan saham perdana hari pertama seperti sebelum masa perdagangan Pandemi Covid-19. Direktur Utama Lotus Andalan Sekuritas, Wientoro Prasetyo mengakui dengan penerapan batasa ARA satu kali pada hari pertama …

Read More »

Andhesti Tungkas Pratama Kembali Beri Waktu 6 Bulan DEWA Bayar Utang Rp358 Miliar

MarketNews.id- Andhesti Tungkas Pratama Kembali Beri Waktu 6 Bulan kepada PT Darma Henwa Tbk (DEWA) untuk melunasi utang sebesar Rp358,92 miliar. Direktur DEWA, Ahmad Hilyadi menyampaikan, perseroan telah mencapai kata sepakat dengan PT Andhesti Tungkas Pratama untuk memperpanjang waktu pembayaran utang hingga 6 bulan kedepan. “Pada tanggal 8 Juli 2024 …

Read More »

OJK Siap Telisik Dugaan Insider Trading Pada Transaksi Saham FORU Dan KARW

MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan akan melakukan kegiatan-kegiatan pengawasan dengan melakukan analisis dan closed-monitoring sesuai dengan prosedur dan kewenangan yang dimiliki terkait dugaan terjadinya insider trading atau perdagangan orang dalam pada saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) dan PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, …

Read More »

Demutualisasi Bursa Efek Ditangan Kementerian Keuangan

MarketNews.id- Pelaku pasar yang ingin mendirikan bursa efek baru dengan membuka kesempatan investor selain perusahaan efek menjadi pemegang saham nampaknya harus bersabar. Pasalnya, Otoritas pasar modal pun sampai saat ini belum mendapat informasi subastasi pengaturan demutuliasasi bursa. Sebab kendali penyusunan peraturan turunan UU P2SK Bab IV Pasal 8 A Ayat …

Read More »

Pefindo Taksir Penerbitan Obligasi Korporasi Tahun Ini Tembus Rp169 Triliun

MarketNews.id- Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaksir total penerbitan surat utang korporasi atau obligasi berkisar Rp148,15 triliun hingga Rp169,05 triliun. Ekonom Pefindo, Suhindarto menjelaskan, taksiran tersebut ditopang beberapa asumsi makro ekonomi dan kebutuhan pembiayaan utang kembali lebih tinggi dari tahun 2023 karena penerbitan tenor 1 tahun cukup besar tahun lalu. “Total …

Read More »

Pefindo Siap Ajukan Ijin Pemeringkatan Reksa Dana Dan Manajer Investasi Ke OJK

Marketnews.id- Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) akan mengajukan ijin selaku pemeringkat Manajer Investasi dan Reksa Dana bila Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang Penilaian Reksa Dana dan Manajer Investasi disahkan. Direktur Utama Pefindo, Irmawati Amran menyatakan, kesiapannya untuk menjadi lembaga pemeringkat reksa dana dan manajer investasi.“Kami tunggu aturan dari OJK. …

Read More »

Dorong Peningkatan Kredit Konsumer, Bank DKI Gandeng Koperasi Konsumen Karyawan Transjakarta

MarketNews.id-Bank DKI membangun sinergi bersama Koperasi Konsumen Karyawan Transjakarta (KOPKARTRANS), dalam hal pemanfaatan produk dan layanan Bank DKI diantaranya pada segmen konsumer yakni produk Kredit/Pembiayaan Multi Guna (KMG/KMG iB) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).Sinergi ini menjadi upaya Bank DKI dalam meningkatkan kinerja kredit dan pembiayaan Bank DKI khususnya bagi segmen …

Read More »

Power Fund Indo Premier Beri Kesetaraan Investor Kecil Dan Kakap

MarketNews.id-Senin 8 Juli 2024 sore tadi, Indo Premier Sekuritas (IPS), sekuritas swasta Independen di Indonesia, resmi meluncurkan seri produk baru di IPOT Fund yang dirancang khusus untuk membantu investor dari semua kalangan. Yakni Power Fund Series. Sebuah inovasi revolusioner di Indo Premier Sekuritas dengan fitur-fitur unik dan kreatif. Inovasi yang …

Read More »

Resmi Listing Di BEI, GOLF Siap Ekspansi Agresif

MarketNews.id-PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF), resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Perseroan telah menerbitkan saham baru melalui penawaran umum perdana (IPO) sebanyak 1.950.000.000 unit atau setara dengan 10,01 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO di harga Rp200 per saham. Dengan demikian, …

Read More »

Iman Rachman : BEI Bermodal Tebal Tak Butuh IPO

MarketNews.id- Bursa efek Indonesia (BEI) terlihat enggan melakukan demutualisasi dengan cara penawaran umum perdana sahan atau initial public offering (IPO) karena saat ini memiliki modal tebal. Sinyal itu disampaikan Direktur Utama BEI, Iman Rachman di Jakarta, Senin 8 Juli 2024.“Modal kita masih tebal kog jadi belum ada kebutuhan IPO,” kata …

Read More »