MarketNews.id-Harmas Jalesveva, belum kehabisan akal dalam upaya menagih piutang Rp107 miliar kepada Bukalapak.com (BUKA). Terbaru, Harmas memohon majelis hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat agar menetapkan Bukakala.com dalam status PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang). Permohonan PKPU tersebut telah terdaftar dengan perkara nomor 2/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga JKT Pst tanggal 7 Januari 2025. Dalam …
Read More »Maybank Sekuritas Dan BEI Gandeng Pokemon GO Indonesia Tingkatkan Literasi Pasar Modal
MarketNews.id-PT Maybank Sekuritas Indonesia (Maybank Sekuritas) bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), di dukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan kegiatan literasi pasar modal kepada komunitas Pokémon Go Indonesia dengan tema “Capital Market Goes to Community Pokémon GO Indonesia” pada Sabtu 18 Januari 2025 di Main Hall BEI. Kegiatan …
Read More »Presiden Prabowo Perbesar Peran Swasta Bangun Infrastruktur
MarketNews.id- Presiden RI, Prabowo Subianto buka pintu untuk pihak swasta agar lebih berkontribusi dalam pembangunan proyek infrastruktur negara. Ia menilai banyak pihak swasta yang bisa bekerja efisien dan berpengalaman. “Saya ingin swasta berperan lebih. Ada yang mengatakan saya menghentikan proyek-proyek infrastruktur. Tidak benar,” ujar Prabowo saat menghadiri Musyawarah Nasional Konsolidasi …
Read More »BI : Kegiatan Usaha Triwulan I 2025 Diperkirakan Tumbuh 11,96 Persen
MarketNews.id- Menilai kinerja kegiatan usaha pada triwulan IV 2024 tetap terjaga ditopang lapangan usaha (LU) jasa keuangan, informasi dan komunikasi serta transportasi. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, penilaian itu tecermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) yang tetap positif sebesar 12,46 persen. “Kinerja mayoritas Lapangan Usaha …
Read More »Super Energy (SURE) Dapat Kepastian Pasokan Gas Bumi Dari Pertamina
MarketNews.id-Sumber Aneka Gas, Super Energy (SURE) telah memperoleh kepastian alokasi gas bumi dari sumber gas di Sumur Sumber 1-A, Wilayah Kerja Tuban pada tanggal 15 Januari 2025. Sekretaris Perusahaan SURE, Andre Rachman menyampaikan, alokasi gas bumi 71,01 BSCF dari pemerintah itu berasal Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (“PHETEJ”) selaku …
Read More »Axiata Investment Siapkan Dana Buat Beli Kembali Saham EXCL Atau XL Axiata
MarketNews.id-Axiata Investment (Indonesia) Sdn. Bhd masih mencari dana untuk modal pembelian kembali jumlah maksimal saham EXCL (XL Axiata) yang dipegang oleh investor tolak gabung dengan Smartfren Telcom (FREN). Disamping itu Pemegang Saham Pengendali (PSP) EXCL tersebut, memerlukan persetujuan dari Bank Negara Malaysia (BNM) untuk melakukan pembelian kembali Saham yang Dibeli …
Read More »BI : Hingga Nopember 2024, Utang Luar Negeri RI Tembus USD203 Miliar
MarketNews.id-Utang Luar Negeri Indonesia Hingga Nopember 2024 , sudah tembus USD203 Miliar, tumbuh 5,4 persen dibanding tahun lalu. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso menguraikan, pertumbuhan ULN pemerintah ditopang aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional dan penarikan pinjaman luar negeri yang digunakan untuk mendukung …
Read More »Indeks Saham Kembali Terkerek Naik 0,39 Persen Jadi 7.107,53
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tumbuh 27,96 poin atau 0,39 persen ke level 7.107,52 pada penutupan sore tadi, Kamis 16 Januari 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 1,613 juta kali transaksi senilai Rp13,34 triliun atas 16,37 miliar saham. Sebanyak 309 saham berhasi mendaki ke zona hijau, 326 saham tetap pada …
Read More »Moody’s Naikkan Rating PGN Jadi “Baa2”
MarketNews.id-PT PGN Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, berhasil meningkatkan Baseline Credit Assessment (BCA) standalone dari baa3 menjadi baa2 dari Moody’s Ratings (Moody’s). Selain itu, PGN juga mempertahankan peringkat kredit konsolidasi pada level Baa2 dengan Outlook Stabil. Peningkatan ini mencerminkan konsistensi PGN dalam menjaga kesehatan dan kestabilan keuangan, didukung oleh …
Read More »OJK Kasih Sanksi Administratif Kepada PT Manunggal Properti (MMLP) Karena Langgar Aturan
MarketNews.id- Pengawas Pasar Modal menjatuhkan sanksi administrasi kepada Mega Manunggal Property (MMLP) karena melakukan pelanggaran peraturan pasar modal kategori ringan. Hal itu terungkap notasi khusus F yang melekat pada ujung kode perdagangan emiten properti milik Winato Kartono. Jelasnya, notasi F menandakan emiten itu terkena sanksi administratif dan/atau perintah tertulis dari …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal