Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Mobil Seken Tahun 2020 Ke Atas, Tidak Selalu Mahal, Ada Yang Dibawah Rp100 juta.

Mobil Seken Tahun 2020 Ke Atas, Tidak Selalu Mahal, Ada Yang Dibawah Rp100 juta.

MarketNews.id-Mobil bekas dengan tahun produksi relatif muda tidak selalu dibanderol di atas Rp100 juta. Dengan anggaran dua digit, konsumen ternyata sudah bisa menemukan kendaraan bekas produksi 2020 hingga 2022.

Berdasarkan penelusuran listing OLX, terdapat sejumlah kendaraan produksi 2020 ke atas yang ditawarkan kurang dari Rp100 juta. Pilihannya mulai dari kendaraan multiguna hingga mobil keluarga.

Dari listing yang ditelusuri, Daihatsu Gran Max produksi 2020 ditawarkan Rp95 juta. Ada pula Wuling Confero S keluaran 2021 seharga Rp73 juta, bahkan Renault Triber produksi 2022 dengan harga penawaran Rp88 juta.

Temuan tersebut menunjukkan tahun produksi bukan satu-satunya faktor yang menentukan harga mobil bekas. Merek, model, varian, kondisi kendaraan, jarak tempuh hingga permintaan pasar dapat memengaruhi harga sebuah kendaraan di pasar sekunder.

Perlu dicatat, angka dalam daftar ini merupakan harga yang dicantumkan penjual dalam listing. Harga transaksi sebenarnya dapat berbeda dan calon pembeli tetap perlu memastikan apakah harga yang ditampilkan merupakan harga tunai, harga kredit, atau memiliki persyaratan tertentu.

Berikut kendaraan bekas produksi 2020 ke atas yang ditemukan dengan harga penawaran di bawah Rp100 juta.

1. Daihatsu Gran Max 2020 — Rp95 Juta

Daihatsu Gran Max produksi 2020 ditemukan dengan harga penawaran sekitar Rp95 juta.

Berbeda dengan dua kendaraan lain dalam daftar ini, Gran Max lebih berorientasi sebagai kendaraan multiguna dan banyak digunakan untuk menunjang kegiatan usaha. Model ini dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk kegiatan bisnis maupun operasional.

Saat membeli Gran Max bekas, calon konsumen juga perlu mencermati riwayat pemakaian kendaraan. Kendaraan yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas operasional dapat memiliki pola penggunaan berbeda dibandingkan mobil pribadi.

2. Wuling Confero S 2021 — Rp73 Juta

Naik satu tahun, terdapat Wuling Confero S produksi 2021. Dalam listing yang ditelusuri, kendaraan tersebut ditawarkan sekitar Rp73 juta.

Confero S merupakan MPV dengan tiga baris kursi sehingga dapat menjadi salah satu alternatif kendaraan keluarga. Dengan harga Rp70 jutaan, konsumen bisa mendapatkan mobil dengan tahun produksi yang relatif muda.

Namun, harga Rp73 juta juga menjadi alasan calon pembeli perlu melakukan pengecekan lebih teliti. Pastikan angka tersebut merupakan harga kendaraan secara utuh dan bukan uang muka, harga khusus kredit, atau harga dengan persyaratan pembiayaan tertentu.

3. Renault Triber 2022 — Rp88 Juta

Pilihan dengan tahun produksi paling muda dalam daftar ini adalah Renault Triber. Unit produksi 2022 ditemukan dengan harga penawaran sekitar Rp88 juta.

Triber memiliki konfigurasi tiga baris yang dapat mengakomodasi hingga tujuh penumpang. Karakter tersebut membuatnya dapat dipertimbangkan konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga dengan anggaran kurang dari Rp100 juta.

Tahun produksi 2022 dengan harga penawaran di bawah Rp100 juta tentu terlihat menarik. Namun, calon pembeli tetap perlu mengecek kondisi kendaraan, riwayat servis dan dokumen, serta mempertimbangkan akses terhadap layanan purnajual dan suku cadang.

Tahun Muda Belum Tentu Pilihan Paling Tepat

Menemukan kendaraan produksi 2020 ke atas dengan harga di bawah Rp100 juta memang menarik. Namun, tahun produksi yang lebih muda tidak otomatis membuat sebuah mobil bekas menjadi pilihan yang paling tepat.

Pembeli perlu membandingkan kondisi kendaraan, kilometer, riwayat servis, kondisi mesin dan transmisi, kaki-kaki, kelistrikan, hingga kemungkinan mobil pernah mengalami kecelakaan atau terendam banjir.

Pertimbangan lain adalah biaya kepemilikan setelah transaksi. Ketersediaan bengkel, harga dan kemudahan mendapatkan suku cadang, pajak kendaraan, serta nilai jual kembali dapat berbeda pada setiap merek dan model.

Calon pembeli juga sebaiknya menyediakan dana cadangan di luar harga mobil untuk servis awal, penggantian oli dan cairan kendaraan, pajak atau balik nama, serta komponen yang mungkin perlu diganti.

Dengan demikian, anggaran Rp100 juta memang sudah membuka peluang mendapatkan kendaraan bekas dengan tahun produksi relatif muda. Namun, harga murah tetap harus diimbangi pemeriksaan menyeluruh agar mobil yang terlihat menarik saat dibeli tidak justru menimbulkan biaya besar setelah digunakan.

Check Also

ASLC Integrasikan Ekosistem Mobil Bekas Di Tengah Kenaikan Jumlah Mobil Baru

MarketNews.id-PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), yang bergerak di bisnis lelang (JBA Indonesia), penjualan ritel …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *