Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Indek Saham Turun 0,11 Persen Ke Level 6.518, IDXTECHNO Turun Terdalam 2,46 Persen

Indek Saham Turun 0,11 Persen Ke Level 6.518, IDXTECHNO Turun Terdalam 2,46 Persen

MarketNews.id-Sepekan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks saham melemah hingga 0,11 Persen ke Level 6.518.

IDXTECHNO anjlok terdalam hingga 2,46 persen. Sementara IDX BASIC menguat tertinggi sebesar 2,34 persen didorong oleh EMAS dan BRMS. Sedang IDXYCLIC naik 1,02 persen, dan Sedangkan IDXFINANCE dan IDXINDUST masing-masing naik 0,24 persen dan 0,15 persen.

Berdasarkan data aplikasi   IPOT ,  IDXTECHNO merosot 2,46 persen dalam sepekan terakhir. DCII sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor ini, senilai Rp484 triliun, harga sahamnya dalam sepekan mengalami penurunan 0,22 persen ke level 203.250. Sementara itu, MLPT sebagai emiten pemilik market cap terbesar kedua di IDXTECHNO senilai Rp60,7 triliun, harga sahamnya melorot 7,5 persen ke level 1.295.

Berikutnya, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) selama sepekan terakhir tercatat menyusut 2,42 persen. GIAA sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp26,4 triliun, mencatatkan penurunan harga saham 9,72 persen dalam sepekan ke posisi 65.

Adapun ELPI sebagai emiten dengan market cap terbesar ketiga di IDXTRANS senilai Rp6,42 triliun, harga sahamnya terkoreksi 1,46 persen ke level 675.

Selanjutnya, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) melemah 1,83 persen dalam sepekan terakhir. MPRO sebagai emiten dengan merket cap terbesar di sektor ini senilai Rp122 triliun, harga sahamnya dalam sepekan mengalami penurunan 6,48 persen ke level 12.275.

PANI sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXPROPERT senilai Rp107 triliun, harga sahamnya merosot 2,87 persen ke 5.925.

Kemudian, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) dalam sepekan kehilangan 0,25 persen. KLBF sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di sektor ini senilai Rp37,4 triliun, mencatatkan koreksi harga saham 1,23 persen ke level 800.

SILO sebagai emiten dengan market cap terbesar ketiga di IDXHEALTH senilai Rp27,8 triliun, harga sahamnya selama sepekan terakhir melorot 6,96 persen ke level 2.140.

Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) dalam sepekan terakhir mengalami penurunan 0,2 persen. HMSP sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di sektor ini senilai Rp85,4 triliun, harga sahamnya melemah 1,34 persen ke 735.

UNVR sebagai emiten pemilik market cap terbesar ketiga di IDXNONCYC senilai Rp66,9 triliun, harga sahamnya dalam sepekan terkoreksi 2,23 persen ke posisi 1.755.

Adapun indeks sektor energi (IDXENERGY) selama sepekan terakhir terpantau melemah 0,05 persen. BYAN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp485 triliun, mencatatkan kejatuhan harga saham hingga 6,57 persen ke 14.575.

CUAN sebagai emiten dengan market cap terbesar ketiga di IDXENERGY senilai Rp91 triliun, harga sahamnya dalam sepekan terakhir melemah 2,99 persen ke level 810.

Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) relatif stabil dengan penurunan tipis 0,01 persen. BREN sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp449 triliun, mengalami penurunan harga 2,89 persen ke level 3.360.

TLKM sebagai emiten pemilik market cap terbesar ketiga di IDXINFRA senilai Rp254 triliun, harga sahamnya dalam sepekan terakhir merosot 1,53 persen ke level 2.570.

Sementara itu, indeks sektor barang baku (IDXBASIC) menjadi sektor dengan penguatan tertinggi sepanjang sepekan, yakni melesat 2,34 persen. EMAS sebagai emiten di sektor ini yang memiliki market cap Rp137 triliun mencatatkan lonjakan harga saham 17,72 persen ke level 9.300.

Diikuti BRMS sebagai emiten di IDXBASIC yang memiliki market cap Rp106 triliun, harga sahamnya dalam sepekan terakhir melejit 7,91 persen ke level 750.

Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) selama sepekan tercatat melompat 1,02 persen. MDIY sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp24,1 triliun, harga sahamnya melambung 2,13 persen ke level 960.

MGLV sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di IDXCYCLIC senilai Rp23 triliun, membukukan lonjakan harga saham 8,28 persen dalam sepekan terakhir ke level 12.100.

Berikutnya, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE), mencatatkan kenaikan 0,24 persen dalam sepekan terakhir. BBCA sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp790 triliun, mengalami kenaikan harga saham 0,39 persen ke level 6.475.

BMRI sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga di IDXFINANCE senilai Rp392 triliun, harga sahamnya dalam sepekan terakhir meningkat 0,71 persen ke 4.250.

Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) dalam sepekan terakhir membukukan kenaikan 0,15 persen. ASII sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di sektor ini senilai Rp194 triliun, harga sahamnya meningkat 0,42 persen ke level 4.800.

UNTR sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXINDUST senilai Rp89,5 triliun, selama sepekan terakhir membukukan kenaikan harga saham 0,42 persen ke 24.000

Check Also

Pemerintah Instruksikan Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun Buat APBN 2026 Guna Tekan Defisit APBN

MarketNews.id-Danantara telah mengumpulkan dividen tahun buku 2026 sebesar Rp120 Triliun, yang didapat dari setoran BUMN …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *