Home / Korporasi / BUMN / BNI Catatkan Laba Bersih Per Juli 2026 Sebesar Rp12,52 Triliun Naik 5,47 Persen Dibanding Tahun 2025

BNI Catatkan Laba Bersih Per Juli 2026 Sebesar Rp12,52 Triliun Naik 5,47 Persen Dibanding Tahun 2025

MarketNews.id-Sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini, Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), Berhasil tingkatkan kredit yang disalurkan sebanyak Rp969,94 triliun, melonjak 27,01 persen. Aset perseroan juga ikut terkerek 23,19 persen Jadi Rp1.438,88 Triliun dengan DPK capai Rp1.134, 88 triliun.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp12,52 triliun hingga 31 Juli 2026, tumbuh 5,47 persen dibandingkan hingga 31 Juli 2025 sebesar Rp11,87 triliun.

Berdasarkan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain bulanan BBNI yang dipantau Redaksi melalui website resmi perseroan, Kamis 27 Agustus 2026 pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih dan laba operasional perseroan.

Pendapatan bunga BBNI hingga Juli 2026 tercatat sebesar Rp44,49 triliun, meningkat 15,91 persen dibandingkan Rp38,38 triliun pada Juli 2025. Namun, beban bunga juga meningkat 18,40 persen menjadi Rp19,17 triliun dari Rp16,19 triliun.

Dengan demikian, pendapatan bunga bersih perseroan mencapai Rp25,32 triliun, naik 14,10 persen dibandingkan Rp22,19 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski terdapat tekanan pada sejumlah beban, BBNI masih mencatat pertumbuhan laba operasional sebesar Rp15,47 triliun, naik dari Rp14,32 triliun pada Juli 2025.

Setelah memperhitungkan laba nonoperasional dan beban pajak, laba bersih tahun berjalan perseroan mencapai Rp12,52 triliun.

Sementara itu, total aset BBNI per 31 Juli 2026 mencapai Rp1.438,08 triliun, tumbuh 23,19 persen dibandingkan Rp1.167,31 triliun pada 31 Juli 2025.

Pertumbuhan aset tersebut antara lain didorong oleh ekspansi kredit. Kredit yang diberikan BBNI mencapai Rp969,94 triliun, meningkat 27,01 persen dibandingkan posisi Rp763,65 triliun pada Juli 2025.

Dari sisi pendanaan, giro BBNI meningkat menjadi Rp462,86 triliun dari Rp358,42 triliun, tabungan naik menjadi Rp290,79 triliun dari Rp267,29 triliun, sedangkan deposito melonjak menjadi Rp381,23 triliun dari Rp254,95 triliun.

Dengan demikian, total dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun mencapai sekitar Rp1.134,88 triliun pada Juli 2026, dibandingkan sekitar Rp880,66 triliun pada Juli 2025.

Sejalan dengan pertumbuhan aset dan liabilitas, total liabilitas BBNI meningkat menjadi Rp1.275,84 triliun dari Rp1.008,93 triliun. Adapun total ekuitas naik menjadi Rp162,24 triliun dari Rp158,37 triliun.

Dengan demikian, hingga Juli 2026 BBNI mencatat pertumbuhan laba bersih dan ekspansi neraca yang kuat, terutama ditopang peningkatan pendapatan bunga bersih dan penyaluran kredit.

Check Also

Bank Mandiri Catatkan Laba Bersih Per Juli 2026 Sebesar Rp33,01 Triliun, Naik 24,19 Persen Dibanding Tahun Lalu

MarketNews.id-Sepanjang tujuh bulan terakhir tahun ini, Bank Mandiri Tbk (BMRI) catatkan peningkatan laba bersih hingga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *