MarketNews.id-Dalam sepekan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) 18-21 Agustus 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkatrol Naik hingga 1,93 persen ke level 6.525. Sektor energi dan Perbankan jadi faktor pendukung utama bergerak naiknya Indeks.
Sementara saham DSSA, BBRI dan BBCA jadi trio saham yang memiliki nilai bersih oleh investor asing. Dimana saham DSSA catat nilai bersih oleh asing sebesar Rp1,27 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar BEI Naik 1,86 persen jadi Rp11,44 triliun.
Penguatan tersebut turut mendorong kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi Rp11,44 triliun. Angka ini meningkat 1,86 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di level Rp11,23 triliun.
Berdasarkan data aplikasi IPOT , sejumlah saham mencatat pergerakan yang menonjol sepanjang pekan. Pada kategori top gainers, FUJI memimpin dengan kenaikan 76,7 persen ke level 364, disusul ALKA yang melonjak 75,5 persen menjadi 4.580.
Selanjutnya, KIJA menguat 62,6 persen ke level 200, JARR naik 52,7 persen menjadi 3.070, dan PIPA meningkat 44,4 persen ke level 179.
Sementara itu, tekanan terbesar terjadi pada saham TCPI yang anjlok 35,6 persen ke level 2.320. SONA turun 28,9 persen menjadi 2.240, BAJA melemah 26,5 persen ke 266, BAIK turun 23,1 persen ke 600, serta DWGL terkoreksi 18,3 persen menuju level 286.
DSSA Pimpin Nilai Transaksi
Dari sisi nilai transaksi, saham DSSA menjadi yang paling aktif diperdagangkan sepanjang pekan dengan nilai mencapai Rp6,93 triliun.
Posisi berikutnya ditempati BUMI dengan nilai transaksi Rp5,10 triliun, BBRI sebesar Rp4,84 triliun, BBCA Rp4,79 triliun, dan TPIA senilai Rp4,02 triliun.
Aktivitas investor asing juga menunjukkan minat yang cukup kuat terhadap sejumlah saham utama. DSSA mencatat net buy asing terbesar dengan nilai Rp1,27 triliun.
Sedangkan BBRI berada di posisi berikutnya dengan net buy asing Rp745,3 miliar, diikuti BBCA Rp405,4 miliar, AMMN Rp328,7 miliar, dan APIC Rp296,4 miliar.
Di sisi lain, investor asing tercatat melakukan aksi jual terbesar pada ISAT dengan nilai Rp330,3 miliar. VKTR menyusul dengan nilai jual Rp306,4 miliar, kemudian ASII Rp211,2 miliar, GOTO Rp116,4 miliar, dan TLKM Rp97,4 miliar.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal